video

Kocak Ketua PSSI: Saddil Ramdani, Si Doyan Bonus

Kocak Ketua PSSI: Saddil Ramdani, Si Doyan Bonus

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengunggah video kocak ketika pemain Timnas Indonesia Saddil Ramdani meminta tambahan bonus jelang melawan Curacao di Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (27/8).
Dalam video berdurasi 1 menit 25 detik itu terlihat Iriawan berada di dalam bus pemain Timnas Indonesia sebelum menjalani latihan.

“Bonus lagi, katanya tambah ini. Kita punya bos ini. Tambah lagi men, kelas. Terima kasih pak, terima kasih,” ujar Saddil bergurau saat Iriawan menghampiri sejumlah pemain Timnas di bagian belakang bus.

Mendengar ucapan Saddil, Iriawan yang akrab disapa Iwan Bule itu langsung meminta Saddil melakukan sesuatu agar bonus untuk Timnas Indonesia ditambah.
Kocak Ketua PSSI: Saddil Ramdani, Si Doyan Bonus
“Joget dulu, joget dulu,” ujar Iriawan.

Usaha Saddil agar Ketua PSSI memberi bonus tambahan semakin gencar setelah kapten Timnas Indonesia, Fachruddin Aryanto, mengatakan kehadiran Iriawan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi salah satu alasan tim Merah Putih bisa menang atas Curacao di pertemuan pertama.

Referendum Rusia di Ukraina sampai Alasan Kurdi Ditolak Sana-sini

Referendum Rusia di Ukraina sampai Alasan Kurdi Ditolak Sana-sini

Referendum di sejumlah wilayah Ukraina yang diduduki pasukan Rusia sampai alasan bangsa Kurdi tidak punya negara dan ditolak sana-sini meramaikan berita internasional selama akhir pekan.
Berikut kilas berita internasional pada Sabtu (24/9) dan Minggu (25/9).

Referendum Digelar, Rusia Lancarkan Serangan Baru ke Ukraina

Pasukan Rusia dikabarkan melancarkan serangan baru di kota-kota Ukraina, Sabtu (24/9), saat pemungutan suara referendum berlanjut.

Pemilihan suara dengan mekanisme referendum sedang berlanjut di empat wilayah yang dikendalikan oleh pasukan Rusia dalam upaya untuk mencaplok sekitar 15 persen wilayah Ukraina.

Dilansir dari Times of Israel, Gubernur Zaporizhzhia Oleksandr Starukh mengatakan Rusia menargetkan fasilitas infrastruktur di kota Sungai Dnieper.

Salah satu rudal menghantam sebuah gedung apartemen, menewaskan satu orang dan melukai tujuh orang lainnya. Pasukan Rusia juga menyerang daerah lain di Ukraina dan merusak bangunan tempat tinggal dan infrastruktur sipil.

Referendum Rusia di Ukraina sampai Alasan Kurdi Ditolak Sana-sini

Topan Noru Hantam Filipina, Kecepatan Angin Maksimal 195 Km per Jam

Topan super Noru akhirnya menghantam daratan Filipina, Minggu (25/9) petang. Angin kuat dilaporkan terjadi di provinsi Quezon, sekitar pukul 17.30 waktu setempat.

Mengutip dari AFP, di pulau utama Filipina, Luzon, yang padat penduduknya itu angin kencang dan hujan lebat telah memaksa ribuan orang melakukan evakuasi meninggalkan rumah mereka.

“Angin kencang pagi ini,” kata Ernesto Portillo, 30, yang bekerja sebagai juru masak di kota pesisir Infanta di Quezon.

“Kami agak khawatir… Kami mengamankan barang-barang kami dan membeli beberapa bahan makanan, jadi kami punya makanan untuk berjaga-jaga,” imbuhnya.

Aparat Rusia Menahan Lebih dari 700 Aktivis Tolak Komcad Putin

Kelompok pemantau, OVD-Info, melaporkan setidaknya sudah lebih dari 700 warga memprotes mobilisasi parsial atau Komponen Cadangan (Komcad) ala Presiden Rusia Vladimir Putin yang telah ditangkap aparat di seantero negeri tersebut.

Per Sabtu (24/9), kelompok independen itu mencatat setidaknya 726 orang yang ditahan di 32 kota Rusia. Hampir setengahnya ditangkap di ibu kota Rusia, Moskow, saat melakukan aksi menolak Komcad ala Putin.

RI Respons Pidato PM Israel soal Palestina: Butuh Perundingan Kredibel

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia merespons pidato Perdana Menteri Israel Yair Lapid yang menyatakan dukungannya atas solusi dua negara beberapa waktu lalu.

“Apa yang disampaikan tersebut harapan dari pihak Israel, sementara dari pihak Indonesia, posisi tetap sama,” ujar juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah.

Ia kemudian menyampaikan pada intinya, tercapainya solusi dua negara ditandai dengan diselenggarakannya perundingan yang berarti dan kredibel.

Tak Punya Negara, Kenapa Bangsa Kurdi Ditolak Sana-Sini?

Kurdi merupakan suku bangsa yang hidup di Pegunungan Taurus di Anatolia, Pegunungan Zagros di Iran, beberapa wilayah Irak, Suriah, dan Armenia.

Sebagaimana diberitakan Britannica, kebanyakan warga Kurdi hidup di teritorial Iran, Irak, dan Turki.

Sebagian besar warga Kurdi menganut ajaran Islam sunni. Banyak dari mereka yang mempraktikkan tasawuf dan ajaran mistis lain.

Kurdi sempat menjadi pemimpin di sejumlah dinasti, yakni Hasanwayhid, Annazid, dan Ayyubid. Meski begitu, Kurdi tak pernah mendapatkan status sebagai negara di era modern.

Wanita Garut Jual Video Porno ala OnlyFans: Biar Followers Banyak

Wanita Garut Jual Video Porno ala OnlyFans: Biar Followers Banyak

DC (20), pemilik Akun Instagram yang menjual konten-konten pornografi ala OnlyFans di Garut ditangkap Satreskrim Polres Garut, Minggu (31/7). Menurut polisi, DC mengaku alasan menyebar dan menjual konten porno dirinya itu agar bisa menjadi selebgram dengan jumlah followers yang banyak.

Kepala Polres Garut Ajun Komisaris Besar Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, motif pelaku menjual konten syur karena dulunya merupakan selebgram. Pelaku juga pernah menikah, kemudian cerai tahun 2018. DC memiliki seorang anak. Sebagai ibu rumah tangga, ia tidak memiliki pekerjaan lain.

“Jadi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, pelaku menjadi seorang selebgram,” kata Wirdhanto, Selasa (2/8).

Wirdhanto menambahkan dari informasi penyampaian tersangka, ada beberapa rekannya yang melakukan hal yang sama.

“Kami akan dalami itu yaitu melakukan modus operandi yang sama meningkatkan popularitas dengan menggunakan akun medsos konten-konten pornografi sehingga followers-nya menjadi banyak,” ujarnya.

Adapun pelaku dalam dua bulan menjalankan operasinya sudah meraih sebanyak 20 ribu pengikut di akun Instagramnya.

Dari akun Instagram-nya itu, selain pengikut bertambah banyak, modus operandi pelaku menjual konten-konten pornografi. Pelaku juga mendapatkan endorse dari iklan.
Wanita Garut Jual Video Porno ala OnlyFans: Biar Followers Banyak

“Selama dua bulan operasi total keuntungan yang didapat pelaku dari hasil jual konten pornografi mencapai puluhan juta rupiah, dan ratusan juga yang melakukan direct message kepada tersangka meminta video-video konten pornografi,” tutur Wirdhanto.

DC dikenakan Pasal 4 Ayat (1) huruf – d Jo Pasal 29 UU RI No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Pasal 27 Ayat (1) Jo Pasal 45 Ayat (1) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda Rp1 miliar,” ucap Wirdhanto.

Sementara, kuasa Hukum tersangka Evan Saepul Rohman membenarkan kliennya merupakan seorang janda. DC sudah bercerai 2018 silam.

“Nikah siri. Anaknya sekarang usia tiga tahun,” ucap Evan.

Adapun kliennya menyebar konten pornografi lantaran terhimpit kebutuhan hidup. Sehingga, penghasilan yang didapat digunakan untuk menyambung hidup DC dan anaknya. Evan mengaku pihaknya tetap menghargai proses hukum yang saat ini berlangsung.

“Asas praduga tak bersalah harus tetap dijunjung tinggi. Kami menghargai proses hukum,” ujarnya.