google translate

Referendum Rusia di Ukraina sampai Alasan Kurdi Ditolak Sana-sini

Referendum Rusia di Ukraina sampai Alasan Kurdi Ditolak Sana-sini

Referendum di sejumlah wilayah Ukraina yang diduduki pasukan Rusia sampai alasan bangsa Kurdi tidak punya negara dan ditolak sana-sini meramaikan berita internasional selama akhir pekan.
Berikut kilas berita internasional pada Sabtu (24/9) dan Minggu (25/9).

Referendum Digelar, Rusia Lancarkan Serangan Baru ke Ukraina

Pasukan Rusia dikabarkan melancarkan serangan baru di kota-kota Ukraina, Sabtu (24/9), saat pemungutan suara referendum berlanjut.

Pemilihan suara dengan mekanisme referendum sedang berlanjut di empat wilayah yang dikendalikan oleh pasukan Rusia dalam upaya untuk mencaplok sekitar 15 persen wilayah Ukraina.

Dilansir dari Times of Israel, Gubernur Zaporizhzhia Oleksandr Starukh mengatakan Rusia menargetkan fasilitas infrastruktur di kota Sungai Dnieper.

Salah satu rudal menghantam sebuah gedung apartemen, menewaskan satu orang dan melukai tujuh orang lainnya. Pasukan Rusia juga menyerang daerah lain di Ukraina dan merusak bangunan tempat tinggal dan infrastruktur sipil.

Referendum Rusia di Ukraina sampai Alasan Kurdi Ditolak Sana-sini

Topan Noru Hantam Filipina, Kecepatan Angin Maksimal 195 Km per Jam

Topan super Noru akhirnya menghantam daratan Filipina, Minggu (25/9) petang. Angin kuat dilaporkan terjadi di provinsi Quezon, sekitar pukul 17.30 waktu setempat.

Mengutip dari AFP, di pulau utama Filipina, Luzon, yang padat penduduknya itu angin kencang dan hujan lebat telah memaksa ribuan orang melakukan evakuasi meninggalkan rumah mereka.

“Angin kencang pagi ini,” kata Ernesto Portillo, 30, yang bekerja sebagai juru masak di kota pesisir Infanta di Quezon.

“Kami agak khawatir… Kami mengamankan barang-barang kami dan membeli beberapa bahan makanan, jadi kami punya makanan untuk berjaga-jaga,” imbuhnya.

Aparat Rusia Menahan Lebih dari 700 Aktivis Tolak Komcad Putin

Kelompok pemantau, OVD-Info, melaporkan setidaknya sudah lebih dari 700 warga memprotes mobilisasi parsial atau Komponen Cadangan (Komcad) ala Presiden Rusia Vladimir Putin yang telah ditangkap aparat di seantero negeri tersebut.

Per Sabtu (24/9), kelompok independen itu mencatat setidaknya 726 orang yang ditahan di 32 kota Rusia. Hampir setengahnya ditangkap di ibu kota Rusia, Moskow, saat melakukan aksi menolak Komcad ala Putin.

RI Respons Pidato PM Israel soal Palestina: Butuh Perundingan Kredibel

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia merespons pidato Perdana Menteri Israel Yair Lapid yang menyatakan dukungannya atas solusi dua negara beberapa waktu lalu.

“Apa yang disampaikan tersebut harapan dari pihak Israel, sementara dari pihak Indonesia, posisi tetap sama,” ujar juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah.

Ia kemudian menyampaikan pada intinya, tercapainya solusi dua negara ditandai dengan diselenggarakannya perundingan yang berarti dan kredibel.

Tak Punya Negara, Kenapa Bangsa Kurdi Ditolak Sana-Sini?

Kurdi merupakan suku bangsa yang hidup di Pegunungan Taurus di Anatolia, Pegunungan Zagros di Iran, beberapa wilayah Irak, Suriah, dan Armenia.

Sebagaimana diberitakan Britannica, kebanyakan warga Kurdi hidup di teritorial Iran, Irak, dan Turki.

Sebagian besar warga Kurdi menganut ajaran Islam sunni. Banyak dari mereka yang mempraktikkan tasawuf dan ajaran mistis lain.

Kurdi sempat menjadi pemimpin di sejumlah dinasti, yakni Hasanwayhid, Annazid, dan Ayyubid. Meski begitu, Kurdi tak pernah mendapatkan status sebagai negara di era modern.

Kamu Dapat BLT BBM Atau Tidak? Login cekbansos.kemensos.go.id

Kamu Dapat BLT BBM Atau Tidak? Login cekbansos.kemensos.go.id

Pemerintah telah mencairkan bantuan sosial (bansos) berupa bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BBM). BLT tambahan bansos ini diberikan sebagai kompensasi atas keputusan pemerintah mengerek harga bensin subsidi.

Berdasarkan data terakhir Kementerian Sosial pada akhir pekan lalu, BLT BBM telah disalurkan kepada 12.701.985 Keluarga Penerima Manfaaat (KPM) yang tersebar di 482 kabupaten/kota di Indonesia. BLT BBM diharapkan dapat tersalurkan seluruhnya pada bulan ini.

Secara total, besaran BLT BBM sebesar Rp 600 ribu dibagikan kepada 20,65 juta masyarakat. Pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 12,4 triliun untuk penyaluran BLT BBM hingga beberapa minggu ke depan.

Lantas, apakah Anda sudah mendapatkan BLT BBM? Bagaimana cara Anda mengecek apakah mendapatkan BLT BBM atau tidak?

Untuk mengecek apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak, bisa langsung mengecek situs cekbansos.kemensos.go.id. Jika tidak terdaftar, maka Anda bisa melakukan pendaftaran untuk mendapatkan bansos BLT BBM.

Bagi Anda yang ingin mendapatkan BLT BBM dapat mengajukan diri sebagai penerima bantuan melalui Program Usul Sanggah. Program ini adalah fitur di dalam aplikasi cek Bansos yang ditujukan apabila ada orang yang berhak mendapatkan bantuan namun tidak mendapatkannya.

Kamu Dapat BLT BBM Atau Tidak? Login cekbansos.kemensos.go.id

Fitur ini baru dapat diakses melalui aplikasi Cek Bansos bagi masyarakat yang telah mengunduh, mendaftar, dan datanya diverifikasi. Selain fitur tersebut, masyarakat juga dapat menghubungi command center Kementerian Sosial di nomor telepon 021-171.

Sementara itu, bagi Anda yang sudah terdaftar sebagai penerima BLT BBM, dapat mengajukan dan mengecek dengan cara sebagai berikut

Cara Cek Bansos BLT BBM

  • Buka browser dan masuk ke laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
  • Masukkan data wilayah penerima yang terdiri dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan dan desa
  • Setelah itu, masukkan nama penerima manfaat sesuai KTP
  • Masukkan kode Captcha yang terdiri dari 8 digit huruf
  • Setelah data yang dimasukkan benar, klik tombol Cari Data dan klik
  • Jika nama Anda muncul, maka Anda sudah terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat dalam DTKS dan berhak mendapatkan BLT BBM Rp 600 ribu

Syarat Penerima BLT BBM Rp 600 ribu

  • Warga miskin atau rentan miskin
  • Bukan aparatur sipil negara (ASN), TNI atau Polri
  • Terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam DTKS Kemensos
  • Warga atau pekerja berpenghasilan di bawah Rp 3,5 juta.

Jika nama Anda telah memenuhi syarat namun nama Anda tidak muncul, maka dapat mengajukan sendiri untuk menerima BLT BBM melalui fitur dalam aplikasi Cek Bansos. Selain dapat mengajukan diri, Anda juga bisa mendaftarkan orang lain untuk menerima bansos, atau bahkan melaporkan orang lain yang tidak berhak menerima bansos.

Cara Ajukan Diri Sebagai Penerima BLT BBM

Dalam aplikasi Cek Bansos, Anda dapat mendaftarkan diri, keluarga, warga atau fakir miskin lain secara langsung pada tombol tambah usulan. Berikut cara lengkapnya:

1. Fitur Usul

  • Unduh aplikasi Cek Bansos
  • Klik tombol menu Daftar Usulan dan klik tombol Tambah Usulan
  • Anda wajib mengisi formulir sesuai dengan data kependudukan calon penerima manfaat
  • Pilih jenis bantuan sosial apakah itu BPNT atau PKH
  • Unggah 2 foto yakni KTP dan rumah tampak depan

2. Fitur Sanggah

Ini merupakan kebalikan dari fitur usul yang memungkinkan masyarakat mendaftarkan diri atau orang lain sebagai penerima BLT BBM. Fitur ini akan menilai apakah seseorang di sekitar daerah Anda apakah layak mendapatkan bantuan atau tidak. Berikut cara selengkapnya:

  • Buka aplikasi Cek Bansos
  • Klik menu Tanggapan Kelayakan
  • Halaman depan akan menampilkan data penerima BLT di sekitar tempat tinggal Anda
  • Anda bisa memberikan tanggapan dengan memilih ikon jempol yang menghadap ke bawah. Ikon tersebut untuk menilai penerim manfaat apakah layak mendapatkan bantuan.
  • Anda juga bisa memberikan tanggapan dengan memilih ikon jempol menghadap ke atas. Ikon ini akan menilai seseorang sudah layak mendapatkan bantuan.
  • Kemudian isi alasan kenapa orang yang Anda maksud tidak layak menerima BLT
  • Terakhir, klik Kirimkan Tanggapan
  • Setelah mengajukan diri, pemerintah akan memverifikasi data tersebut. Jika sudah terverifikasi, maka pendaftar berhak mendapatkan BLT BBM Rp 600 ribu.
  • Setelah Anda terverifikasi, Anda bisa langsung mengecek status bantuan.

Apabila Anda menemukan atau mencurigai bantuan yang salah sasaran, dianjurkan untuk menghubungi hotline bantuan Kementerian Sosial di nomor 08111022210. Masyarakat juga bisa mengadu melalui e-mail bansoscovid-19@kemensos.go.id.

Nomor tersebut bukanlah nomor untuk pendaftaran bansos dan hanya ditujukkan untuk pengaduan. Adapun pengaduan yang dimaksud bisa berupa BLT salah sasaran, atau juga bisa terkait dengan penyelewengan dana atau adanya pungutan liar.

10 Website Penerjemah Bahasa Inggris Selain Google Translate

10 Website Penerjemah Bahasa Inggris Selain Google Translate

Google Translate adalah salah satu aplikasi andalan banyak orang karena memberi kemudahan dalam menerjemahkan berbagai bahasa, terutama bahasa Inggris. Namun, bagi Anda yang mulai jenuh menggunakan layanan satu ini bisa mencoba 10 website dan aplikasi penerjemah bahasa Inggris selain Google Translate.

Ada beberapa alternatif lain yang bisa Anda pilih untuk menyelesaikan tugas sekolah, kuliah, hingga urusan kantor yang berhubungan dengan bahasa Inggris. Fitur-fitur yang disediakan oleh website dan aplikasi alternatif ini juga tak kalah mumpuni dari milik Google Translate yang memang sudah menjadi pilihan banyak orang.

Sejarah Singkat Google Translate

Sebelum masuk ke daftar website dan aplikasi alternatif selain Google Translate, mari mengenal sejarah singkat dari mesin penerjemah besutan perusahaan Amerika Serikat bernama Google. Meski baru rilis pada 2006, sebenarnya ide pembuatan Google Translate sudah ada sejak 2004.

Salah satu pendiri Google, Sergey Brin, awalnya menerima email dengan bahasa Korea Selatan pada 2004 lalu. Sayangnya, ia tak mengerti bahasa tersebut dan mulai berpikir untuk mengembangkan mesin penerjemah yang lebih andal dua tahun kemudian dan Google Translate akhirnya resmi dirilis pada April 2006.

Menggunakan Google Translate awalnya harus diterjemahkan ke bahasa Inggris terlebih dahulu. Seiring berkembangnya waktu, Google Translate makin canggih dan kini sanggup menerjemahkan hingga 133 bahasa. Penggunanya pun makin banyak yang diklaim lebih dari 500 juta total pengguna dengan lebih dari 100 miliar kata diterjemahkan setiap harinya.

Apakah Google Translate Itu Akurat? Segini Tingkat Akurasi Google Translate

Bagi Anda pengguna Google Translate mungkin kerap menemukan beberapa terjemahan yang dirasa aneh, terutama saat menerjemahkan langsung dalam bentuk kalimat hingga paragraf. Lantas, apakah Google Translate akurat dan berapa tingkat akurasinya?

Menurut survei yang dilakukan oleh Google pada 2017, akurasi Google Translate adalah 85%. Google lantas mengklaim bahwa mesin penerjemah miliknya itu bisa menghasilkan terjemahan lebih natural dengan pilihan kata, tata bahasa, serta struktur kalimat yang sesuai konteks.

Teranyar, unggahan di blog resmi Google pada 2019 menjelaskan bahwa Google Translate juga menghadirkan fitur terjemahan secara offline dengan 12% tingkat akurasi yang lebih baik. Bahkan, dalam beberapa bahasa, seperti Jepang, Korea, Thailand, Polandia, dan Hindi, peningkatan kualitas terjemahan bisa mencapai lebih dari 20%.

Website & Aplikasi Penerjemah Bahasa Inggris Selain Google Translate

10 Website Penerjemah Bahasa Inggris Selain Google Translate

Sejenak melupakan Google Translate, sebenarnya ada website dan aplikasi penerjemah lain yang bisa Anda coba. Deretan website dan aplikasi penerjemah ini juga tak kalah mudah diakses seperti mesin kebanggan Google. Berikut daftar website dan aplikasi penerjemah bahasa Inggris selain Google Translate yang bisa dicoba:

1. Bing Translator

Bing adalah salah satu platform mesin pencarian, sama seperti Google. Tak ingin kalah saing dengan Google, Bing juga punya website penerjemah bernama Bing Translator. Situs Bing Translator terlihat sangat mirip dengan Google Translate beserta fitur-fiturnya.

Website Bing Translator juga punya fitur untuk memasukkan link, teks, audio, atau gambar yang terdapat teks Inggris di dalamnya. Anda bahkan bisa memberikan saran perbaikan dari hasil terjemahan agar bisa lebih akurat. Jika ingin menggunakan Bing Translator, silakan kunjungi situsnya di bing.com/translator.

2. iTranslate

iTranslate juga bisa menjadi pilihan untuk penerjemah bahasa Inggris selain Google Translate. iTranslate berasal dari Australia yang dikembangkan oleh perusahaan Sonico Mobile. Selain bisa diakses langsung melalui browser di itranslate.com, Anda bisa download dalam bentuk aplikasi untuk desktop dan HP.

Situs dan aplikasi iTranslate menyediakan fitur penerjemah teks, situs web, hingga kata-kata pencarian dengan makna dan konjugasi kata kerja mencapai lebih dari 100 bahasa. Anda juga bisa menerjemahkan sesuatu hanya dengan mengucapkannya melalui voice to voice.

3. Bab.la Translator

Bab.la adalah kamus yang bisa Anda akses melalui browser. Di sini, Anda bisa menerjemahkan bahasa Inggris ke Indonesia begitupun sebaliknya. Website ini bisa digunakan untuk menerjemahkan kata per kata seperti layaknya kamus.

Selain itu, ada juga contoh penggunaan kata yang diterjemahkan dari Oxford Languages. Meski seperti kamus online, Bab.Ia tetap bisa digunakan untuk menerjemahkan bahasa Inggris ke Indonesia dalam bentuk kalimat. Ada menu lain selain kamus, yakni Terjemahan, Konjungsi, Contoh, Kuis, dan masih banyak lagi.

4. Sederet.com

Sederet.com mungkin sudah tidak asing bagi Anda yang gemar mengerjakan dokumen dalam bahasa Inggris. Website ini memang bisa menjadi pilihan untuk menerjemahkan bahasa Inggris ke Indonesia maupun sebaliknya.

Bicara soal keakuratan hasil terjemahan, website Sederet.com layak diacungi jempol. Selain memberikan fitur terjemahan secara umum, Anda juga bakal diberikan sinonim dari kata yang ingin dicari sehingga bisa memilih kata yang tepat.

5. Yandex Translate

Yandex Translate berasal dari Rusia dan memiliki tampilan yang hampir sama seperti Google Translate. Website translator ini juga dipercaya sebagai situs penerjemah terbaik yang memberikan hasil akurat karena mampu menerjemahkan 94 bahasa dari seluruh dunia.

Anda bisa menggunakan website ini untuk menerjemahkan kata, kalimat, dokumen, sampai dengan situs URL yang berbahasa asing. Yandex Translate juga memiliki fitur untuk menerjemahkan kata yang terdapat pada sebuah gambar atau foto.

6. Translate.com

Website Translate.com juga bisa Anda gunakan sebagai alternatif Google Translate. Bukan sekadar untuk translate, di sini Anda bisa memilih gaya bahasa terjemahan, apakah ingin formal atau non-formal.

Selain bahasa Inggris dan Indonesia, ada sekitar 90 bahasa lain yang bisa diterjemahkan di sini. Anda juga bisa menerjemahkan teks, teks pada gambar, dan suara. Jika ingin menerjemahkan dokumen asing, silakan foto dan unggah hasil foto ke website ini dan secara otomatis Translate.com bakal menerjemahkannya.

7. Microsoft Translator

Selanjutnya ada Microsoft Translator yang tersedia dalam dua versi, yakni business dan personal. Berbeda dengan Bing Translator, Microsoft Translator merupakan aplikasi yang kompatibel dengan sistem operasi Windows, iOS, dan Android.

Anda bisa menerjemahkan teks bergambar, tangkapan layar, hingga suara dan teks tertulis dengan lebih dari 60 bahasa. Selain itu, hasil terjemahan juga bisa Anda download dalam bentuk dokumen agar bisa dibaca kembali secara offline. Microsoft Translator juga tersedia pada jam tangan pintar alias smartwatch.

8. Reverso Translation

Selanjutnya ada Reverso Translation yang merupakan software besutan perusahaan Softissimo Inc. Penerjemah alternatif Google Translate ini tersedia dalam versi aplikasi dan website. Anda bisa menggunakannya untuk penerjemah bahasa Inggris melalui Mac, iOS, dan Android.

Website Reverso Translation bisa diakses di reverso.net/text-translation yang menyediakan fitur lengkap terjemahan per kata maupun per kalimat hingga informasi sinonim dan konjugasi. Untuk versi aplikasi bisa Anda gunakan untuk mencari frasa idiom dan kata-kata sugestif ketika mengetik teks. Sayang, Reverso belum mendukung terjemah bahasa Indonesia.

9. Linguee

Linguee adalah layanan penerjemah yang sudah hadir sejak 2009. Anda bisa menerjemahkan kata atau kalimat tunggal yang didukung dengan lebih dari 25 dialek. Website penerjemah Linguee bisa digunakan di linguee.com, bahkan bisa Anda akses secara offline.

Situs ini mendukung beberapa bahasa, seperti Inggris, Jerman, Prancis, Italia, Jepang, Rusia, Spanyol, dan beberapa bahasa lainnya. Sayang, website penerjemah Linguee masih belum mendukung terjemahan dalam bahasa Indonesia.

10. Babylon Translator

Babylon Translator hadir sebagai aplikasi yang bisa digunakan sebagai penerjemah bahasa Inggris selain Google Translate, bahkan penerjemah ini sudah ada sejak belasan tahun lalu. Aplikasi Babylon Translator diklaim menyediakan 1.700 glosarium dan kamus dalam berbagai bahasa.

Selain itu, Babylon Translator juga mampu menerjemahkan dokumen Microsoft Office tanpa menghilangkan format asli dokumen tersebut. Babylon Translator menyediakan lebih dari 77 bahasa dan mendukung beberapa sistem operasi, seperti Mac dan Windows.

Pilihan Website & Aplikasi Penerjemah Selain Google Translate

1. DeepL

DeepL adalah aplikasi yang bisa digunakan sebagai aplikasi penerjemah selain Google Translate. Anda bisa menginstalnya di Windows, MacOS, serta iOS. Ada versi gratis dan pro yang tersedia di situs resminya. Untuk versi pro menghadirkan fitur lebih lengkap dengan pilihan bahasa lebih banyak, tapi belum mendukung terjemahan dalam bahasa Indonesia.

2. TripLingo Translator

TripLingo Translator adalah aplikasi yang banyak digunakan wisatawan asing. Anda juga bisa belajar banyak frasa penting dan menerjemahkan catatan suara dengan cepat. Aplikasi ini mendukung terjemahan berbasis suara dan teks dengan lebih dari 42 bahasa.

3. Translate Dict

Translate Dict adalah website translate yang memberikan layanan hampir mirip dengan Google Translate. Translate Dict didukung dengan fitur Voice Translator dan Text to Speech. Jika ingin mencobanya, silakan kunjungi langsung di translatedict.com.

4. Memsource

Memsource adalah aplikasi penerjemah bahasa Inggris dengan sistem cloud. Aplikasi ini mendukung penggunanya untuk menerjemahkan kata dengan aman dan lancar. Memsource menawarkan fitur penerjemah yang intuitif bagi para penggunanya.

5. U Dictionary

Aplikasi penerjemah bahasa Inggris lainnya adalah U Dictionary yang merupakan buatan Talent Education Inc yang tersedia dalam versi gratis dan berbayar. Untuk versi berbayar, pengguna bakal mendapatkan beberapa fitur unggulan lain, seperti Magic Translation, Camera Translation, Grammar Check, Conversation Translation, dan bebas dari iklan.

Masih Betah Pakai Google Translate? Cek Fitur Unggulannya

Bagi Anda yang masih betah pakai Google Translate dan ogah pindah ke website dan aplikasi penerjemah bahasa Inggris lain, sebaiknya cek dan pahami beberapa fitur unggulan mesin penerjemah besutan Google ini. Berikut fitur unggulan Google Translate yang mungkin bakal bikin Anda makin betah menggunakannya:

1. Typing to Translate (Menerjemahkan Kata yang Diketik)

Typing to Translate merupakan fitur canggih yang umum digunakan oleh pengguna Google Translate. Anda bisa menerjemahkan kata atau kalimat dengan cara mengetiknya.

Namun, pastikan aksara yang Anda ketik sesuai dengan ketersediaan bahasa Google Translate. Jangan khawatir, kini Google Translate telah menambah ketersediaan bahasa dari 103 menjadi 133 bahasa yang mampu diterjemahkan.

2. Speak to Translate (Menerjemahkan Suara)

Jika Anda sebelumnya hanya terbiasa menggunakan fitur Typing to Translate, ini saatnya untuk mencoba menggunakan fitur canggih Google Translate lainnya bernama Speak to Translate.

Sesuai namanya, fitur canggih Google Translate ini bisa menerjemahkan kata atau kalimat hanya dengan suara. Caranya tinggal mengklik ikon mikrofon di pojok bawah dan dilanjut dengan mengucapkan kata atau kalimat yang ingin diterjemahkan. Ingat, pastikan suara terdengar jelas.

3. Camera Translation (Menerjemahkan dari Kamera)

Fitur canggih Google Translate selanjutnya adalah Camera Translation. Fitur ini memudahkan Anda dalam menerjemahkan bahasa karena cukup mengandalkan kamera.

Untuk menikmati fitur Camera Translation, Anda tinggal mengarahkan kamera ke objek yang ingin diterjemahkan. Selanjutnya, sistem Google Translate akan otomatis menerjemahkan sesuai bahasa pilihan Anda.

4. Write to Translate/Handwriting

Write to Translate atau Handwriting adalah fitur canggih Google Translate selanjutnya yang wajib Anda coba. Fitur ini spesial karena bisa menerjemahkan tulisan tangan dan biasanya digunakan untuk menerjemahkan aksara khusus.

Sebelum mencoba fitur ini, Anda harus memilih menu Handwriting terlebih dahulu dengan simbol bolpoin yang terletak di kanan atas layar. Selanjutnya, Anda bisa mencoba fitur ini dengan mengusap layar dengan jari atau memanfaatkan bantuan pensil touchscreen. Anda bisa menuliskan huruf, kata, hingga kalimat.

5. Tap to Translate (Menerjemahkan Teks di Aplikasi Lain Tanpa Menyalin)

Tap to Translate dinilai lebih praktis dan mudah. Anda tidak perlu membuka aplikasi Google Translate untuk menerjemahkan bahasa dan ini berguna bagi para pengguna WhatsApp atau layanan pesan instan lainnya.

Anda cukup mengaktifkan mode Tap to Translate di menu “Setting” pada aplikasi Google Translate. Jika sudah, cukup salin pesan yang ingin diterjemahkan, kemudian tekan ikon Google Translate yang muncul. Selesai, terjemahan pesan akan muncul secara otomatis.

6. Transcribe (Menerjemahkan Percakapan Langsung)

Fitur canggih Google Translate lainnya yang wajib Anda coba adalah Transcribe. Dengan bantuan fitur ini, Anda bisa menerjemahkan percakapan secara langsung dan dalam durasi yang panjang.

Selain itu, hasil terjemahan dengan fitur Transcribe bisa langsung ditampilkan di layar. Setidaknya ada 8 bahasa asing yang dapat diterjemahkan menggunakan fitur ini, yakni bahasa Inggris, Prancis, Jerman, India, Portugis, Rusia, Spanyol, dan Thailand.

7. Offline Translate (Menerjemahkan saat Offline)

Terakhir ada fitur canggih Google Translate yang bernama Offline Translate. Sesuai namanya, Anda bisa menerjemahkan bahasa secara offline saat tidak terkoneksi dengan internet. Anda mungkin mengira hanya bisa menggunakan Google Translate saat online, faktanya ada fitur canggih Offline Translate yang dapat memudahkan Anda.

Cara ini dapat Anda nikmati dengan terlebih dahulu mengunduh bahasa utama negara tujuan yang diinginkan. Setelah itu, Anda bisa menggunakan fitur ini dengan memilih menu “Offline Translation”, kemudian memilih bahasa yang akan digunakan. Tak perlu khawatir, hasil terjemahan fitur Offline Translate tetap akurat.

Itulah penjelasan lengkap mengenai 10 website dan aplikasi penerjemah bahasa Inggris selain Google Translate yang bisa Anda coba. Silakan sesuaikan dengan kebutuhan Anda dengan melihat fitur yang ada dan pilihan bahasa yang tersedia. Semoga bermanfaat!

Google Translate Bakal Kehadiran 24 Bahasa Baru, Ini Daftarnya

Google Translate Bakal Kehadiran 24 Bahasa Baru, Ini Daftarnya

Google mengumumkan penambahan 24 bahasa baru untuk dimasukkan dalam platform penerjemah mereka yaitu Google Translate. Hal ini disampaikan melalui konferensi Google I/O 2022.

Mengutip Engadget, CEO Google Sundar Pichai mengatakan, perluasan ini memungkinkan perusahaan untuk mencakup bahasa yang digunakan oleh lebih dari 300 juta orang.

Sehingga, kata Pichai, saat ini jumlah total bahasa yang didukung oleh Google Translate sudah mencapai 133.

Pichai pun memuji terobosan tersebut pada pendekatan pembelajaran Artificial Intelligence (AI) monolingual baru, di mana algoritma terjemahan Google mempelajari bagian teks tanpa terlebih dulu melihat sampelnya.

Dalam blog-nya, Isaac Caswell, Senior Software Engineerr, Google Translate menyebut, hampir 300 juta berbicara dengan bahasa-bahasa baru yang mereka tambahkan.

“Seperti Mizo, digunakan sekitar 800 ribu orang di ujung timur laut India, dan Lingala, yang digunakan oleh lebih dari 45 juta orang di seluruh Afrika Tengah,” kata Caswell dikutip Kamis (12/5/2022).

Selain itu, bahasa Pribumi Amerika (Quechua, Guarani dan Aymara) dan dialek bahasa Inggris (Sierra Leonean Krio) juga telah ditambahkan ke Terjemahan Google untuk pertama kalinya.

Caswell menambahkan, meski begitu teknologi pembelajaran mesin baru mereka belumlah sempurna.

“Kami akan terus meningkatkan model ini untuk memberikan pengalaman yang sama seperti yang biasa Anda lakukan dengan terjemahan bahasa Spanyol atau Jerman, misalnya,” kata Caswell.

Daftar Bahasa Baru di Google Translate

Google Translate Bakal Kehadiran 24 Bahasa Baru, Ini Daftarnya

Berikut daftar lengkap bahasa baru yang sekarang tersedia di Google Translate, seperti dikutip dari blog resminya:

  1. Assam, digunakan oleh sekitar 25 juta orang di India Timur Laut
  2. Aymara, digunakan oleh sekitar dua juta orang di Bolivia, Chili dan Peru
  3. Bambara, digunakan oleh sekitar 14 juta orang di Mali
  4. Bhojpuri, digunakan oleh sekitar 50 juta orang di India utara, Nepal, dan Fiji
  5. Dhivehi, digunakan oleh sekitar 300.000 orang di Maladewa
  6. Dogri, digunakan oleh sekitar tiga juta orang di India utara
  7. Ewe, digunakan oleh sekitar tujuh juta orang di Ghana dan Togo
  8. Guarani, digunakan oleh sekitar tujuh juta orang di Paraguay dan Bolivia, Argentina dan Brasil
  9. Ilocano, digunakan oleh sekitar 10 juta orang di Filipina utara
  10. Konkani, digunakan oleh sekitar dua juta orang di India Tengah
  11. Krio, digunakan oleh sekitar empat juta orang di Sierra Leone
  12. Kurdi (Sorani), digunakan oleh sekitar delapan juta orang, sebagian besar di Irak
  13. Lingala, digunakan oleh sekitar 45 juta orang di Republik Demokratik Kongo, Republik Kongo, Republik Afrika Tengah, Angola dan Republik Sudan Selatan
  14. Luganda, digunakan oleh sekitar 20 juta orang di Uganda dan Rwanda
  15. Maithili, digunakan oleh sekitar 34 juta orang di India utara
  16. Meiteilon (Manipuri), digunakan oleh sekitar dua juta orang di India Timur Laut
  17. Mizo, digunakan oleh sekitar 830.000 orang di India Timur Laut
  18. Oromo, digunakan oleh sekitar 37 juta orang di Ethiopia dan Kenya
  19. Quechua, digunakan oleh sekitar 10 juta orang di Peru, Bolivia, Ekuador dan negara-negara sekitarnya
  20. Sanskerta, digunakan oleh sekitar 20.000 orang di India
  21. Sepedi, digunakan oleh sekitar 14 juta orang di Afrika Selatan
  22. Tigrinya, digunakan oleh sekitar delapan juta orang di Eritrea dan Ethiopia
  23. Tsonga, digunakan oleh sekitar tujuh juta orang di Eswatini, Mozambik, Afrika Selatan dan Zimbabwe
  24. Twi, digunakan oleh sekitar 11 juta orang di Ghana.

1 Miliar Unduhan di Play Store

Google Translate sendiri adalah satu dari beberapa aplikasi “tertua” yang terpasang di sistem operasi Android.

Sejak diluncurkan pada 2010, Google Translate mengalami berbagai perubahan dan peningkatan dalam berbagai hal, termasuk kemampuan menerjemahkan 108 bahasa, transkrip real-time, hingga dark mode.

Memasuki tahun ke-11, di bulan April 2021 lalu, aplikasi Google Translate sudah tembus angka 1 miliar unduhan di Play Store secara global, sebagaimana dikutip dari Android Police, Rabu (6/4/2021).

Jadi aplikasi wajib dimiliki saat sedang melancong di luar negeri, Google Translate sudah memproses lebih dari 100 miliar kata per hari.

Dengan ini, aplikasi dapat meningkatkan kemampuannya menerjemah dan menawarkan pengalaman terbaik bagi pengguna saat memakai Google Translate.

Meski ukuran file-nya terbilang kecil, Google Translate juga sudah mendukung 59 terjemahan bahasa secara offline.

Aplikasi ini juga sudah memiliki fitur yang memungkinkan pengguna hanya perlu men-tap bahasa yang ingin diterjemahkan, dan salin teks di perangkat Android.

Google Translate juga dapat langsung menterjemahkan tulisan di gambar hanya berbekal kamera smartphone.

10 Website dan Aplikasi Penerjemah Inggris Selain Google Translate

10 Website dan Aplikasi Penerjemah Inggris Selain Google Translate

Jakarta – Bagi sebagian orang, memahami arti dari beberapa kata atau kalimat bahasa Inggris, cukup sulit dilakukan. Oleh sebab itu, kebanyakan dari mereka menggunakan sebuah bantuan, untuk bisa menerjemahkannya, dan Google Translate salah satu caranya.

Namun tahukah detikers, ternyata tidak hanya Google Translate saja yang bisa melakukan pekerjaan tersebut. Masih ada situs dan aplikasi di luar sana, di mana dapat menerjemahkan berbagai macam bahasa, baik itu Inggris, Jepang, China, dan lain sebagainya.

Setidaknya ada 10 website dan aplikasi penerjemah Inggris, yang bisa digunakan orang-orang, seperti hasil penelusuran detikINET dari berbagai sumber termasuk di Google Play Store. Nah, kira-kira ada apa saja ya? Yuk simak uraiannya berikut.

10 Website dan Aplikasi Penerjemah Inggris

10 Website dan Aplikasi Penerjemah Inggris Selain Google Translate
1. Bab.la Translator

Website penerjemah Inggris yang pertama ialah Bab.la Translator. Pengembang menyajikan secara online, di mana bisa digunakan oleh orang-orang melalui situs resmi mereka.

Secara fungsi, sudah pasti untuk mempermudah penggunanya memahami bahasa asing yang tidak dikuasai. Sebenarnya tidak hanya bahasa Inggris, tetapi juga disediakan bahasa dari negara lain.

2. Sederet.com

Berbeda dengan Bab.la Translator, Sederet.com hanya memberikan tiga opsi penerjemahan. Pertama Inggris – Indonesia, kedua Indonesia – Inggris, dan terakhir Inggris – Inggris.

Kendati demikian, pengguna tidak hanya bisa menerjemahkan. Akan tetapi, dapat belajar bahasa Inggris dari layanan-layanan yang ada di situs resmi mereka, seperti grammar, listening, menulis, percakapan dan lain-lain.

3. iTranslate

iTranslate menjadi website penerjemah Inggris yang berasal dari Australia. Pengembang sendiri memberikan fitur mendeteksi suara yang lebih akurat.

Tidak hanya disajikan dalam bentuk situs saja, akan tetapi, juga sebagai aplikasi hp. Orang-orang bisa memperolehnya di Google Play Store maupun App Store, dengan ukuran download sebesar 35MB.

4. Yandex Translate

Hingga sekarang, Yandex Translate mampu menerjemahkan 100 bahasa di seluruh dunia. Setidaknya, detikers bisa memasukkan hingga 10 ribu kata di dalam kolom yang disediakan oleh pengembang.

Menariknya, tidak hanya berupa kata, tetapi juga bisa menerjemahkan satu situs sekaligus, dokumen, hingga format gambar. Jika penasaran, langsung saja kunjungi situs resminya di Yandex Translate.

5. Translate.com

Website penerjemah bahasa Inggris berikutnya yang bisa diberdayakan selain Google Translate, yakni Translate.com. Menariknya, di sini pengguna dapat menyesuaikan, apakah hasil akhirnya ingin menjadi bahasa formal atau non-formal.

Namun sayangnya, jumlah kata yang ditawarkan tidak terlalu banyak. Selain itu, mereka juga menyuguhkan dua opsi gratis dan berbayar, di mana jika berlangganan maka secara otomatis mengaktifkan fitur pemeriksaan.

6. Bing Microsoft Translator

Bing Microsoft Translator kurang lebih serupa dengan iTranslate, di mana tidak hanya tersedia dalam bentuk website penerjemah saja. Tetapi mereka juga menyediakan versi apps di Android dan iOS.

Jika detikers mengunjungi situs resminya, tampilan yang dibawa Microsoft sendiri mirip dengan Google Translate. Mereka juga memberikan fitur audio dan menyediakan berbagai macam bahasa dari berbagai negara.

7. U Dictionary

Sekarang mari beralih kepada aplikasi penerjemah bahasa Inggris, yakni U Dictionary. Dengan hadirnya perangkat lunak ini, detikers tidak perlu repot-repot membuka PC atau laptop.

Talent Educatuion Inc, selaku penerbit, menawarkan aplikasinya secara gratis dan berbayar. Jika pengguna memilih untuk berlangganan, maka berbagai macam fitur yang tadinya terkunci pun bisa diakses, seperti Magic Translation, Camera Translation, Grammar Check, Conversation Translation, dan bebas dari iklan.

8. Hi Dictionary

Berikutnya ada Hi Dictionary yang memiliki tampilan cukup sederhana. Namun ia memiliki fungsi senada dengan U Dictionary, sebagai aplikasi penerjemah.

Bahkan di dalamnya, kalian dapat belajar, dengan pilihan primary, middle, dan advance. Kualitasnya tidak perlu diragukan lagi, karena rating yang diperoleh aplikasi ini sangat baik, yaitu 4,7/5 bintang dari total 179 ribu ulasan.

9. Microsoft Translator

Berbeda dengan Microsoft Bing Translator, perangkat lunak ini disajikan di hp dengan segala kesederhanaannya. Terbukti bila detikers mengunduhnya, maka tampilan di dalamnya tidak rumit.

Microsoft menyediakan empat fitur, mulai dari ketik, voice, percakapan, dan gambar. Namun bagi kalian yang ingin menikmatinya, harus menyediakan ruang penyimpanan internal cukup besar hingga 63MB.

10. All Languages Translator

Sedikit informasi, karena disediakan secara gratis, maka aplikasi penerjemah kali ini menyisipkan beberapa iklan. Di dalam All Languages Translator, kalian bisa mengartikan kata atau kalimat asing yang tidak dimengerti.

Pengembang juga memberikan akses kepada penggunanya, untuk menikmati fitur Dictionary. Untuk fungsinya sendiri masih sama, yakni menerjemahkan kata.

Deretan Fitur Google Translate yang Layak Dijajal

Deretan Fitur Google Translate yang Layak Dijajal

Deretan Fitur Google Translate yang Layak Dijajal

Fitur Google Translate semakin lengkap dan performanya terus meningkat mengikuti kebutuhan masyarakat dunia.

Selain mampu menerjemahkan tulisan, Google Translate juga dibekali beberapa fitur bermanfaat yang dapat digunakan di semua perangkat. Mulai dari HP, hingga smart TV dan laptop.

Google Translate dikenal sebagai aplikasi serta website penerjemah bahasa besutan perusahaan raksasa, Google Inc. Tidak hanya Google Translate Inggris-Indonesia atau sebaliknya. Google Translate berusaha memuaskan penggunanya dengan beragam alternatif bahasa.

Google Translate telah menyediakan sampai 133 pilihan bahasa secara cuma-cuma alias gratis.

Deretan Fitur Google Translate

Sebagai aplikasi penerjemahan, Google Translete terus menyempurnakan diri dengan penerapan kecerdasan buatan (AI) berbasis Teknologi Neural Machine Translation (NMT). Sehingga, nantinya hasil terjemahan akan terasa lebih akurat. Tak lagi kata per kata, tetapi berdasarkan konteks kalimat. Namun begitu, saat ini pun Google Translate memiliki banyak keunggulan yang bisa dimanfaatkan pengguna. Berikut daftar fitur canggih Google Translate yang wajib Anda coba.

1. Fitur Google Translate Teks

Menu Google Translate yang pertama ini sudah diketahui banyak orang secara luas. Pada fitur dasar ini, pengguna hanya perlu mengetikkan kata maupun kalimat (type to translate) pada website atau aplikasi yang tersedia di Play Store. Fitur terjemahan teks juga memungkinkan untuk melakukan copy paste dari berbagai sumber tulisan. Sehingga penggunanya tidak perlu lagi mengetik manual tulisan panjang.

2. Fitur Google Translate Handwriting

Serupa dengan fitur type to translate, fitur ini juga menerjemahkan huruf, kata, sampai kalimat di aplikasi Google Translate. Hanya saja, pengguna diminta untuk menuliskannya sendiri pada kolom yang disediakan, layaknya menulis di atas kertas. Sebelumnya pengguna diharuskan menekan simbol ‘bolpoin’ yang ada di sisi kanan atas layar. Lalu Google Translate akan menerjemahkan tulisan dalam bentuk ketikan kata.

3. Fitur Google Translate Aksara Khusus

Fitur ini disebut sebagai write to translate (terjemahan tulis). Digunakan untuk bahasa yang menggunakan aksara selain huruf Romawi atau alfabet Latin. Misalnya saja bahasa Korea yang menggunakan Hangeul, bahasa Mandarin dengan Hanzi, bahasa Jepang dengan aksara Kanji, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Fitur dalam aplikasi penerjemah ini dapat diaktifkan dengan cara memilih simbol ‘pensil’ pada Google Translate. Kemudian ketikkan aksara yang ingin diterjemahkan, tetapi sebelumnya pastikan keyboard smartphone Anda menggunakan aksara tersebut. Lalu pilihlah sugesti aksara yang sesuai dan terjemahkan ke dalam bahasa yang Anda maksud.

4. Fitur Google Translate Dokumen

Bagi para pelajar dan mahasiswa, pasti sudah sangat akrab dengan referensi digital seperti ebook dan jurnal. Sumber bacaan ilmiah yang berasal dari penelitian, biasanya banyak ditemukan dalam bahasa Inggris. Karena banyak kampus yang mengharuskan mahasiswanya untuk membuat jurnal sebagai syarat kelulusan.

Tidak semua mahasiswa mempunyai kemampuan menerjemahkan bahasa Inggris akademik yang cenderung lebih ilmiah dan lebih susah. Namun tidak perlu khawatir lagi, Google Translate juga bisa menerjemahkan dokumen termasuk format file Word dan PDF. Sehingga tidak perlu lagi copy paste kalimat satu persatu. Cukup upload dokumen, maka aplikasi penerjemah ini akan mengartikan keseluruhan isi file.

5. Fitur Google Translate Suara

Fitur Terjemahan Suara (speak to translate) mampu mengalih bahasa dengan cepat. Fitur ini sering digunakan oleh pelancong atau turis yang sedang bepergian ke luar negeri. Cukup ucapkan kalimat atau kata, secara otomatis Google Translate merekam suara dan mengubah bahasanya. Hasil terjemahan dapat ditampilkan dalam bentuk suara maupun teks.

Opsi speak to translate memiliki dua versi, yaitu versi microphone dan versi conversation. Versi microphone dapat ditemukan pada Google Translate dengan ikon mic. Sedangkan versi conversation disimbolkan dengan logo dua orang. Conversation bisa merekam langsung suara dalam waktu relatif lebih lama.

6. Fitur Google Translate Tap to Translate

Mode Tap to Translate begitu memudahkan pengguna aplikasi layanan pesan instan (chating) seperti WhatsApp, Line, dan Telegram. Pengguna dapat menerjemahkan kalimat yang berasal dari konversasi di aplikasi chat secara langsung tanpa perlu membuka aplikasi Google Translate lagi. Untuk mengaktifkan fitur ini, Anda harus membuka menu ‘Setting’ di aplikasi Google Translate. Kemudian salin pesan dan klik ikon orang berbicara bertuliskan Transcribe.

7. Fitur Google Translate Transcribe

Fitur Google Translate yang tidak kalah mumpuni ialah mampu menerjemahkan percakapan langsung (transcribe). Pada mode ini, obrolan yang diterjemahkan relatif lebih panjang jika dibandingkan speak to translate. Namun hingga saat ini, Google Translate hanya menyediakan fitur ini khusus untuk delapan bahasa, yaitu Rusia, Spanyol, Perancis, Inggris, Jerman, Portugis, India, dan Thailand.

8. Fitur Google Translate Kamera

Untuk menikmati mode camera translation, pengguna hanya perlu menekan logo berbentuk kamera. Selanjutnya pengguna akan diarahkan pada kamera smartphone dan lakukan pengambilan objek gambar pada tulisan yang ingin diterjemahkan. Google Translate akan memindai teks pada foto secara otomatis serta menerjemahkannya.

9. Fitur Google Translate Offline

Selama ini banyak orang yang mengira untuk menggunakan Google Translate memerlukan koneksi internet. Ternyata ada fitur tertentu di dalam aplikasi penerjemah ini yang bisa digunakan tanpa koneksi internet. Google Translate memfasilitasi penggunanya agar tetap bisa dipakai meskipun terkendala sinyal. Agar dapat memanfaatkan mode ini, terlebih dahulu Anda harus download bahasa yang dibutuhkan. Namun fitur ini masih terbatas di aplikasi yang terpasang pada perangkat Android atau iOS saja.

Supaya fitur ini bisa aktif, Anda cukup mengubah opsi terjemahan yang terletak di sisi kiri layar aplikasi Google Translate. Lalu klik menu offline translation dan pilihlah bahasa yang ingin digunakan ketika luring. Sesudah itu, lakukan unduh dan Google Translate offline dapat dengan mudah digunakan.

Demikian daftar beberapa fitur Google Translate yang bisa segera Anda coba. Semoga bermanfaat.

Cara Terjemahkan Bahasa Lewat Kamera Hp di Google Translate

Cara Terjemahkan Bahasa Lewat Kamera Hp di Google Translate

Proses menerjemahkan bahasa asing umumnya sering dilakukan manual dengan cara menyalin kata per kata ke aplikasi penerjemah.
Padahal sekarang ini sistemnya sudah lebih canggih dengan cara terjemahkan bahasa lewat kamera hp tanpa perlu menyalin ulang.
Menerjemahkan bahasa lewat kamera hp dapat diterapkan di hampir setiap aplikasi penerjemah termasuk Google Translate.

Google Translate menyediakan banyak fitur untuk menerjemahkan melalui beragam media objek.

Seperti terjemah teks secara manual (typing to translate), terjemah suara (speak to translate), terjemah dokumen dengan melampirkan berkasnya, terjemah melalui kamera (camera translation), serta terjemah situs cukup salin url.

Cara Terjemahkan Bahasa Lewat Kamera Hp

Dirangkum berbagai sumber, di bawah ini langkah-langkah yang dapat Anda coba untuk menerjemahkan bahasa lewat kamera hp dengan Google Translate.

Terjemahkan Bahasa Lewat Kamera di Hp iOS

Cara pertama berlaku bagi pengguna iPhone dan iPad sistem iOS, berikut tahapan menerjemahkannya.

  1. Pengguna iPhone dan iPad sistem iOS, pastikan sudah unduh terlebih dulu aplikasi Google Translate melalui App Store.
  2. Setelah berhasil unduh tinggal buka aplikasi terjemah di hp.
  3. Pilih setelan bahasa untuk menerjemahkan sesuai keinginan.
  4. Jika ingin menggunakan fitur terjemah bahasa otomatis, pilih menu Deteksi Bahasa.
  5. Selanjutnya di bagian kolom teks pilih ikon kamera.
  6. Arahkan langsung kamera ke objek yang akan diterjemahkan.
  7. Biarkan sistemnya melakukan terjemahan selama beberapa saat.
  8. Setelah itu, hasil terjemahan akan ditampilkan di kolom teks yang satunya.
  9. Atau bisa juga pilih menu import gambar dari opsi kamera.
  10. Apabila file yang ingin diterjemahkan tersedia di galeri hp, pilih salah satu.
  11. Lalu biarkan sistemnya melakukan terjemahan selama beberapa saat.
  12. Sampai tahap ini, hasil akhir terjemahan akan ditampilkan di kolom teks yang satunya.

Terjemahkan Bahasa Lewat Kamera di Hp Android

Cara terjemahkan bahasa lewat kamera hp berikutnya dapat dilakukan dari perangkat sistem Android.

  1. Pengguna Android pastikan sudah unduh terlebih dulu aplikasi Google Translate melalui Google Play Store.
  2. Pilih setelan bahasa untuk menerjemahkan sesuai keinginan.
  3. Klik ikon kamera di bagian kanan bawah.
  4. Arahkan kamera ke objek yang akan diterjemahkan, seperti buku, layar PC, atau lainnya.
  5. Klik Scan untuk memproses tulisan yang akan diterjemahkan.
  6. Biarkan sistemnya melakukan terjemahan selama beberapa saat.
  7. Setelah itu hasil terjemahan akan ditampilkan di kolom teks.
  8. Atau bisa juga pilih menu import gambar dari opsi kamera.
  9. Apabila file yang ingin diterjemahkan tersedia di galeri hp, pilih salah satu.
  10. Sampai tahap ini, hasil akhir terjemahan akan ditampilkan di kolom teks yang satunya.
  11. Alternatif lain, pengguna Android dapat klik menu Instan, sehingga hasil yang diterjemahkan bisa terlihat secara langsung cukup di tap beberapa kali.

Itulah beberapa cara terjemahkan bahasa lewat kamera hp dengan sangat mudah untuk pengguna Android dan iOS.

Rahasia Google dan Facebook Bakal Dibongkar di Eropa

Rahasia Google dan Facebook Bakal Dibongkar di Eropa

Uni Eropa menyetujui aturan barunya untuk mengamankan dunia maya lewat Digital Services Act (DSA).

Dengan aturan DSA ini, perusahaan teknologi seperti Google dan Meta (induk Facebook) harus bertanggung jawab atas konten yang beredar di platformnya. Termasuk menghapus konten ilegal dan sejenisnya secara cepat.

Tak cuma itu, mereka juga harus membongkar rahasianya, yaitu cara kerja algoritma mereka kepada pengguna dan peneliti. Mereka pun harus menerapkan aturan yang lebih ketat terhadap penyebaran hoax.

Jika perusahaan-perusahaan ini menolak mematuhi aturan tersebut, mereka akan terkena denda yang jumlahnya besar, yaitu mencapai 6% dari omset tahunannya, demikian dikutip berita Internasional, Minggu kemarin.

“DSA akan meningkatkan aturan dasar untuk semua layanan online di Uni Eropa. Aturan ini memberikan dampak praktis terhadap sesuatu yang ilegal secara offline, maka harus ilegal juga secara online,” ujar Ursula von der Leyen, Presiden Uni Eropa.

DSA ini berbeda dengan DMA, atau Digital Market Act, yang disahkan pada Maret lalu. Targetnya memang sama-sama dunia teknologi, namun DMA berfokus pada menciptakan kesetaraan terhadap perusahaan, sementara DSA mengatur bagaimana perusahaan bertanggung jawab terhadap platformnya.

Meski aturan ini hanya berdampak pada warga Uni Eropa, dampak dari aturan ini juga akan terasa di belahan dunia lain. Perusahaan teknologi global mungkin akan memutuskan untuk menerapkan aturan yang sama untuk mengirit biaya.

Aturan lengkapnya memang belum diungkap ke publik, namun salah satu poin yang akan diatur adalah platform besar seperti Facebook dan Google harus menjelaskan cara kerja algoritmanya ke publik.

Misalnya, bagaimana mereka mengurutkan konten yang ditampilkan dalam News Feed, atau bisa juga berdampak pada Netflix, yaitu bagaimana mereka mengatur tayangan tertentu terhadap penggunanya.

Pengguna pun berhak mendapat sistem rekomendasi yang tak berbasis pada profiling, atau berdasar pada catatan pencarian mereka sebelumnya. Lalu platform tersebut juga harus menyediakan data penting ke para peneliti untuk memberikan informasi lebih banyak terkait evolusi risiko di dunia maya.

Penyedia platform marketplace pun harus menyimpan data-data dari para penjualnya, yang akan dipakai jika suatu waktu mereka menjual barang-barang ilegal lewat toko onlinenya itu.

Saat ini DSA sudah disetujui oleh setiap setiap anggota Uni Eropa. Namun aturan ini masih harus difinalisasi dan nantinya disahkan untuk menjadi undang-undang. Namun bisa dibilang, tahap terakhir tersebut hanyalah sebuah formalitas.

DSA akan diterapkan untuk semua perusahaan yang beroperasi di Uni Eropa 15 bulan setelah aturannya ditetapkan menjadi undang-undang, atau paling lambat 1 Januari 2024, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

Selain Google Translate, Ini Aplikasi Terjemahan Alternatif

Selain Google Translate, Ini Aplikasi Terjemahan Alternatif

Google Translate sampai ssekarang masih menjadi pilihan terbaik bagi masyarakat dunia maya di seluruh dunia. Kegiatan menerjemahkan menjadi lebih mudah dengan hadirnya aplikasi ini.

Ada sangat banyak kelebihan dan keunggulan yang dimiliki Google Translate pun juga tidak tanggung-tanggung. Mulai dari mendukung 103 bahasa, dapat digunakan secara offline, serta dapat digunakan untuk berbicara dua arah untuk 32 bahasa.

Layanan Google Translate memiliki dua versi yang berbeda, yaitu versi web dan aplikasi yang bisa diunduh di Android maupun iOS. Google Translate juga selalu menghadirkan fitur-fitur baru untuk meningkatkan kualitas layanannya, mulai dari pengenal suara, hingga teks berupa gambar.

Tetapi selain Google Translate, ada beberapa pilihan aplikasi serupa yang bisa Anda coba. Berikut 5 daftar situs dan aplikasi penerjemah yang dapat memberikan hasil terjemahan secara akurat:

Microsoft Translator

Microsoft Translator mempunyai dua versi, yaitu business dan personal. Aplikasi ini tersedia di sistem operasi Windows, iOS, dan Android.

Aplikasi ini bisa menerjemahkan seseorang saat berbicara, memiliki fitur yang dapat membantu percakapan dua arah dengan bahasa yang berbeda, hingga dapat mengidentifikasi tulisan pada gambar.

Triplingo

Dilansir dari laman utamanya, Triplingo merupakan aplikasi yang dapat membantu penggunanya untuk belajar bahasa asing. Aplikasi ini gratis dan bisa didownload di Play Store, App Store, dan website Triplingo.

Triplingo juga menyediakan alternatif dalam mengucapkan suatu kalimat sesuai dengan bahasa yang digunakan penduduk setempat. Layanan ini tidak hanya menawarkan pembelajaran saja, tetapi informasi kebudayaannya juga ikut diinformasikan.

Bing Translator

Layanan penerjemah bahasa milik Microsoft ini hanya memiliki 44 bahasa di dunia. Salah satu keunikan dari Bing Translator ini yaitu terdapat bahasa Klingon yang dilansir Wikipedia merupakan spesies fiksi dari film Star Trek.

Bing Translator juga merupakan salah satu pesaing Google. Aplikasi ini merupakan pesaing utama layanan penerjemah terbaik selain Google Translate.

Salah satu kemudahan yang dapat dirasakan pengguna saat memakai layanan ini adalah dapat menerjemahkan URL dari sebuah situs yang ingin diterjemahkan.

iTranslate

Aplikasi ini adalah sebuah software yang dikembangkan dan dibuat oleh Sonico Mobile. Layanan ini bisa membantu Anda menerjemahkan teks, situs web, sampai kata-kata pencarian dengan makna.

iTranslate mempunyai fitur Air Translate yang membutuhkan dua orang berbicara di perangkat iOS. Kedua orang itu bisa mendengarkan terjemahan yang diinginkan secara langsung.

Aplikasi ini dapat digunakan dalam semua jenis sistem operasi seperti Windows, iOS, Mac, Google Play, dan Kindle Fire.

Babylon Translator

Babylon Translator adalah aplikasi resmi dari Babylon untuk Android. Babylon Translator menggunakan puluhan kamus daring dan memiliki 1.700 glosarium.

Anda dapat menerjemahkan berbagai macam dokumen dan situs web menggunakan bahasa apapun yang Anda pilih. Aplikasi ini memiliki 77 bahasa termasuk Inggris dan Belanda.

Itulah lima alternatif situs dan aplikasi terjemahan selain Google Translate yang dapat Anda gunakan jika ingin merasakan fitur-fitur yang berbeda. Selamat mencoba!

Deretan Fitur Canggih Google Translate yang Wajib Anda Coba

Google Translate merupakan aplikasi penerjemah yang paling sering digunakan karena menyediakan banyak pilihan bahasa dari seluruh dunia. Google Translate juga dapat diakses secara mudah melalui situs maupun aplikasi di smartphone.
Selain Google Translate yang merupakan produk dari salah satu perusahaan ternama, yaitu Google. Google Translate banyak dipilih oleh banyak orang karena ada banyak fiturnya yang canggih.

Deretan Fitur Canggih Google Translate yang Wajib Anda Coba

Sayangnya, tidak semua pengguna mengetahui fitur-fitur canggih yang ada di Google Translate ini. Setidaknya, ada 7 fitur canggih yang ada pada Google Translate.

Lantas, apa saja deretan fitur canggih yang ada pada Google Translate?

Fitur Canggih pada Google Translate
Ada beberapa fitur canggih yang ada pada Google Translate yang dapat Anda coba untuk mempersingkat proses penerjemahan bahasa. Diantaranya yaitu sebagai berikut:

Google Translate merupakan aplikasi penerjemah yang paling sering digunakan karena menyediakan banyak pilihan bahasa dari seluruh dunia. Google Translate juga dapat diakses secara mudah melalui situs maupun aplikasi di smartphone.
Selain Google Translate yang merupakan produk dari salah satu perusahaan ternama, yaitu Google. Google Translate banyak dipilih oleh banyak orang karena ada banyak fiturnya yang canggih.

Sayangnya, tidak semua pengguna mengetahui fitur-fitur canggih yang ada di Google Translate ini. Setidaknya, ada 7 fitur canggih yang ada pada Google Translate.

Lantas, apa saja deretan fitur canggih yang ada pada Google Translate?

Fitur Canggih pada Google Translate
Ada beberapa fitur canggih yang ada pada Google Translate yang dapat Anda coba untuk mempersingkat proses penerjemahan bahasa. Diantaranya yaitu sebagai berikut:

1. Typing to Translate (Menerjemahkan Kata yang Diketik)
Typing to Translate merupakan fitur dasar yang ada di Google Translate. Pengguna bisa menerjemahkan kata atau kalimat dengan cara mengetik.

Saat mengetik, pastikan sesuai dengan ketersediaan bahasa yang ada di Google Translate. Setidaknya, saat ini ada 103 bahasa yang dapat diterjemahkan lewat fitur ini. Adapun untuk standar huruf yang digunakan yaitu disesuaikan dengan asal negara masing-masing pengguna.

2. Speak to Translate (Menerjemahkan Suara)
Fitur lainnya yang tidak kalah canggih pada Google Translate yaitu adanya penerjemahan suara ke dalam Teks. Jadi, pengguna Google Translate bisa menerjemahkan kata atau kalimat melalui suara yang secara otomatis direkam oleh aplikasi.

Selanjutnya, suara tersebut akan diubah ke dalam bentuk teks dengan bahasa terjemahan yang diinginkan. Fitur penerjemah suara dapat dinikmati dengan dua versi.

Versi pertama yaitu melalui mikrofon yang disimbolkan dengan gambar mic dan versi conversation yang disimbolkan dengan gambar dua orang. Umumnya, kedua versi ini sama, yang membedakan yaitu pada versi conversation yang suaranya dapat langsung direkam secara otomatis dalam waktu yang relatif lama.

Jadi Anda cukup ucapkan kata atau kalimat secara langsung atau dari orang lain, nanti sistem aplikasi akan mengalihbahasakannya dengan cepat. Pastikan juga suara yang masuk jelas.

3. Camera Translation (Menerjemahkan dari Kamera)
Fitur canggih yang ada pada Google Translate selanjutnya yaitu Camera Translation yang dapat memudahkan pengguna dalam menerjemahkan bahasa.

Untuk menikmati fitur Camera Translation ini, pengguna cukup mengarahkan kamera ke objek yang ingin diterjemahkan, lalu sistem secara otomatis akan menerjemahkannya sesuai dengan bahasa pilihan Anda.

4. Write to Translate atau Handwriting
Fitur canggih dari Google Translate selanjutnya yang jangan dilewatkan yaitu Write to Translate atau Handwriting. Fitur ini akan menerjemahkan tulisan tangan. Biasanya fitur ini digunakan untuk menerjemahkan aksara khusus.

Nantinya, Google Translate akan mendeteksi tulisan tangan pengguna dan menerjemahkannya ke dalam bahasa yang diinginkan. Anda bisa mengusap jari atau dengan memanfaatkan pensil touchscreen untuk mengaplikasikannya. Pengguna dapat menuliskan huruf, kata, hingga kalimat pada aplikasi.

Namun sebelum itu, ketuk menu Handwriting terlebih dahulu. Fitur ini mempunyai simbol bolpoin yang letaknya berada di kanan atas layar.

5. Tap to Translate (Menerjemahkan Teks di Aplikasi Lain Tanpa Menyalin)
Fitur Tap to Translate ini sangat memudahkan pengguna dan berguna bagi para pengguna WhatsApp ataupun layanan pesan instan lainnya. Pengguna bisa secara langsung menerjemahkan kata atau kalimat dalam aplikasi pesan tanpa harus membuka aplikasi Google Translate lagi.

Cara menggunakannya pun cukup mudah, pengguna cukup mengaktifkan mode Tap to Translate di menu “Setting” pada aplikasi Google Translate. Jika sudah, maka cukup salin pesan yang ingin diterjemahkan, kemudian tekan ikon Google Translate yang muncul. Selesai, terjemahan pesan akan muncul secara otomatis.

6. Transcribe (Menerjemahkan Percakapan Langsung)
Transcribe menjadi salah satu fitur canggih terbaru pada Google Translate yang membuat pengguna bisa merekam percakapan secara langsung, kemudian diterjemahkan.

Sekiranya, ada delapan bahasa asing yang dapat diterjemahkan termasuk diantaranya bahasa Inggris, Perancis, Jerman, India, Portugis, Rusia, Spanyol, dan Thailand.

Kelebihan dari fitur Transcribe ini yaitu memungkinkan dilakukannya penerjemahan dengan durasi yang panjang. Selain itu, hasil terjemahan tersebut bisa secara langsung ditampilkan di layar.

7. Offline Translate (Menerjemahkan Saat Offline)
Fitur menarik terakhir dari Google Translate yang wajib Anda coba yaitu menerjemahkan bahasa secara offline. Fitur ini tentunya akan sangat memudahkan para pengguna, terlebih lagi dalam keadaan saat tidak adanya internet. Masih banyak pengguna yang mengira bahwa Google Translate hanya dapat diakses jika perangkat terkoneksi dengan internet.

Cara ini dapat dinikmati dengan mengunduh bahasa utama negara tujuan yang diinginkan. Cara menggunakan fitur ini yaitu cukup dengan memilih menu “Offline Translation”, kemudian memilih bahasa yang akan digunakan. Jangan khawatir mengenai hasilnya, karena dipastikan hasilnya tetap akurat.

Demikian informasi mengenai deretan fitur canggih yang ada pada Google Translate yang banyak orang belum tahu dan Anda wajib mencoba fitur-fitur canggih ini. Semoga bermanfaat.