ciri ciri hamil 1 minggu

Ciri-ciri Hamil Muda di Minggu Pertama, Bunda Harus Peka!

Ciri-ciri Hamil Muda di Minggu Pertama, Bunda Harus Peka!

Hamil muda biasanya ditandai dengan telat menstruasi. Namun, telat menstruasi tidak selalu berarti hamil. Anda baru bisa memastikan kehamilan melalui tes kehamilan, tes darah, atau pemindaian ultrasonografi (USG). Kehamilan baru bisa terdeteksi secara akurat oleh alat setidaknya setelah 10 hari telat menstruasi.

Namun, ada ciri-ciri hamil muda yang bisa diamati. Meski jarang disadari karena tidak adanya perubahan signifikan, ciri-ciri hamil muda penting untuk segera diketahui agar bisa memantau kondisi janin Anda. Setidaknya, ciri-ciri ini bisa diamati pada satu minggu pertama kehamilan.

Ciri-ciri Hamil Muda

Tubuh wanita bakal menyesuaikan diri dengan perkembangan janin dalam proses kehamilan. Ini membuat beberapa perubahan, baik fisik atau emosional. Perubahan itu pada akhirnya disebut sebagai ciri-ciri kehamilan.

Jadi, Anda harus peka dan memahami ciri-ciri hamil muda. Ini bisa dilihat dari kondisi dan perubahan tubuh yang berlangsung secara terus-menerus. Berikut ciri-ciri hamil muda yang penting buat Anda ketahui:

1. Kram

Kram yang muncul rasanya tidak jauh berbeda dengan kram yang biasanya dialami menjelang menstruasi. Jika Bunda mengalami sakit atau kram pada bagian uterus, ini bisa menjadi tanda-tanda kehamilan. Namun, tidak semua wanita yang sedang hamil muda mengalami kram uterus.

2. Mual

Hormon progesteron bisa melemahkan sfingter esofagus sehingga sangat mungkin apabila cairan lambung mengalir ke atas kerongkongan dan menyebabkan rasa mual pada Bunda yang tengah hamil muda. Jadi, jika Anda mual dengan atau tanpa muntah itu bisa menjadi ciri-ciri hamil muda.

3. Payudara Bengkak

Ciri-ciri hamil muda yang sering terjadi adalah payudara yang membengkak dan lebih sensitif karena adanya fluktuasi hormon pada tubuh. Biasanya bengkak di payudara ini akan mereda dalam beberapa minggu setelah tubuh menyesuaikan diri dengan perubahan hormon.

Sebenarnya, perubahan pada payudara bisa terjadi tak hanya pada wanita hamil. Gejala ini juga bisa dialami saat menstruasi atau PMS. Namun, ini bisa jadi akan lebih parah pada wanita yang sedang hamil muda.

4. Mood Swing

Mood atau suasana hati wanita hamil sangat berpotensi mengalami perubahan yang cepat alias mood swing. Perubahan suasana hati memang sangat mungkin terjadi selama masa kehamilan. Perubahan emosi terjadi akibat adanya perubahan hormon di dalam tubuh. Jika ini terus terjadi, alangkah lebih baik Bunda langsung konsultasi dengan dokter kandungan.

5. Nafsu Makan Berubah

Urusan perut juga bisa menjadi ciri-ciri hamil muda. Bagi Anda yang sedang mengalami perubahan makan biasanya disebut dengan ngidam. Bunda mungkin ingin makanan tertentu yang terkesan aneh dan tidak biasa.

Ini bisa terjadi karena adanya perubahan hormon pada tubuh wanita hamil. Perubahan ini wajar dan biasa terjadi pada awal kehamilan yang juga dilengkapi dengan rasa mual. Beberapa ibu hamil akan mendapatkan kembali nafsu makan mereka ketika trimester kedua atau ketiga.

6. Nyeri Panggul

Nyeri atau sakit panggul terjadi saat ovarium melepaskan sel telur di dalam tubuh. Jika terjadi, Bunda bakal merasa sakit di satu sisi perut. Nyeri ini sering disebut nyeri ovulasi dan tidak berlangsung lama. Namun, tidak semua wanita mengalami nyeri ovulasi dan ini sering disamakan dengan nyeri haid.

Ciri-ciri Hamil Muda di Minggu Pertama, Bunda Harus Peka!
7. Ada Bercak Darah

Tidak semua ibu hamil mengalami ciri-ciri ini. Namun, ada beberapa yang mengalami munculnya bercak darah saat kehamilan muda. Bercak darah tersebut dikenal sebagai pendarahan implantasi yang terjadi ketika telur yang dibuahi ditanam ke lapisan rahim. Ini akan terjadi sekitar 10-14 hari atau 1-2 minggu setelah pembuahan.

8. Perut Kembung

Salah satu ciri-ciri hamil muda lainnya adalah perut kembung. Mirip dengan mual, perut kembung juga disebabkan oleh peningkatan kadar progesteron yang bisa memperlambat proses pencernaan dan menyebabkan perut kembung.

Kembung saat hamil muda biasanya disertai kentut hingga sendawa. Namun, perut kembung juga bisa terjadi karena beberapa masalah pencernaan lain yang dialami Bunda. Agar lebih pasti, langsung saja konsultasikan dengan dokter kandungan.

9. Mudah Kelelahan

Peningkatan kadar hormon progesteron juga bisa membuat wanita yang sedang hamil muda akan merasa mudah lelah. Tubuh menjadi lebih lelah karena harus bekerja ekstra untuk memenuhi kebutuhan janin di dalam kandungan.

Solusinya, Anda bisa tidur teratur dan hindari minuman atau makanan tertentu untuk melawan kelelahan pada tubuh. Perlu dicatat, kelelahan juga bisa disebabkan masalah kesehatan lain seperti anemia.

10. Pusing

Jika Bunda sering merasa sakit kepala dan pusing, bisa jadi ini adalah tanda-tanda kehamilan karena hormon seks wanita seperti hormon estrogen dan progesteron sedang menyiapkan rahim untuk sang bayi.

Peningkatan kadar darah dan perubahan hormon tersebut bisa membuat rasa sakit kepala dan pusing saat sedang dalam keadaan hamil muda. Jadi, usahakan tidak banyak melakukan aktivitas berat saat sedang hamil.

11. Sembelit

Ibu hamil biasanya akan mengalami sembelit. Ini terjadi karena fluktuasi hormon pada tubuh yang menyebabkan perlambatan pada proses pencernaan, sehingga makanan akan bergerak secara perlahan di dalam saluran pencernaan.

12. Haus Seperti Dehidrasi

Wanita yang hamil muda biasanya akan mudah merasa haus karena adanya peningkatan volume darah dan buang air kecil yang berlebihan. Oleh karena itu, ciri-ciri hamil muda salah satunya bisa dilihat jika akhir-akhir ini Bunda merasakan sering haus.

13. Raut Wajah Berubah

Beberapa perubahan raut wajah selama hamil bisa terlihat dari hidung yang membengkak, muncul melasma, mata sembab, bulu mata dan alis rontok, hingga muncul freckles.

Ini terjadi karena retensi cairan atau pelepasan hormon estrogen yang menghasilkan cairan dan disimpan dalam tubuh, salah satunya di wajah. Namun, ini juga bisa terjadi karena peningkatan aliran darah di kapiler yang bisa membuat wajah Bunda memerah dan lebih cerah dengan pipi yang tampak penuh.

14. Sensitif Terhadap Wewangian

Saat menstruasi biasanya Anda akan memiliki penciuman yang lebih tajam, begitu pula dengan ibu hamil. Biasanya, mereka akan mengalami peningkatan pada indera penciuman.

Sensitivitas tersebut terjadi karena adanya peningkatan kadar estrogen di dalam tubuh. Jika Bunda merasa lebih sensitif terhadap bau tertentu, bisa jadi itu adalah ciri-ciri hamil muda.

15. Tumbuh Jerawat

Kadar hormon tidak stabil dan naik saat hamil muda, tingkat androgen pun ikut meningkat. Ini membuat kelenjar sebaceous mengeluarkan lebih banyak minyak dan muncul penyumbatan pada pori-pori.

Hal ini dapat mengundang pertumbuhan bakteri pada wajah. Oleh karena itu, wajah akan lebih sensitif dan tumbuh jerawat selama masa-masa awal kehamilan setidaknya pada satu minggu pertama.

Ciri-ciri Hamil Muda Lainnya

Selain 15 ciri yang sudah dijelaskan di atas, Bunda juga perlu memperhatikan beberapa ciri berikut yang tidak kalah penting. Pasalnya, jika dibiarkan bisa saja berdampak buruk pada perkembangan awal janin. Ini dia ciri-ciri hamil muda lainnya yang perlu diperhatikan:

  • Sering meludah
  • Perut buncit
  • Areola payudara menjadi lebih gelap
  • Sering buang air kecil
  • Sulit tidur
  • Sakit punggung bagian bawah
  • Kulit menjadi cerah (pregnancy glow)
  • Adanya perubahan rasa pada lidah
  • Jantung berdetak lebih kencang
  • Sesak napas
  • Pigmentasi kulit meningkat
  • Suhu tubuh tinggi
  • Rambut rontok
  • Peningkatan cairan vagina
  • Libido meningkat
  • Sering bermimpi
  • Ada rasa logam di mulut
  • Berat badan naik
  • Hidung tersumbat
  • Keputihan

Itulah ciri-ciri hamil muda di minggu pertama. Jadi, Bunda harus peka agar bisa bertindak dengan tepat demi perkembangan janin bayi. Jika dirasa ada ciri-ciri atau masalah lain yang semakin parah, jangan ragu untuk segera konsultasi ke dokter kandungan. Semoga bermanfaat!

30 Tanda-Tanda Hamil yang Jarang Disadari

30 Tanda-Tanda Hamil yang Jarang Disadari

Sejumlah kondisi bisa menjadi tanda-tanda hamil. Umumnya, telat haid menjadi tanda hamil yang paling umum dialami oleh wanita.
Sebab, hal ini menjadi pertanda bahwa sel telur berhasil dibuahi, sehingga tidak larut dan luruh bersama lapisan dinding rahim yang biasa menjadi darah haid. Saat sel telur dibuahi, maka wanita akan hamil.

Selain itu, sebenarnya ada banyak tanda kehamilan lainnya yang bisa dirasakan sebelum telat haid. Misalnya, gejala yang juga umum adalah mual dan muntah, mudah kelelahan, hingga lebih sensitif terhadap bau-bauan.

Namun, terkadang ada pula tanda-tanda hamil yang tidak disadari. Ini bisa terjadi karena ada tanda kehamilan yang tidak biasa.

Tanda-Tanda Hamil

1. Telat haid

Telat haid menjadi tanda umum kehamilan, khususnya yang punya siklus menstruasi teratur. Bahkan, telat haid sering dianggap sebagai pertanda usia kehamilan 1 minggu.

Namun daripada menebak-nebak, lebih baik lakukan tes kehamilan jika sudah telat haid.

30 Tanda-Tanda Hamil yang Jarang Disadari

2. Bercak darah

Munculnya bercak darah dari vagina bisa menjadi tanda-tanda hamil 1 hari atau tanda-tanda hamil 3 hari. Hal ini bisa terjadi karena pendarahan implantasi dari lapisan rahim.

Biasanya, pendarahan implantasi terjadi kurang dari 3 hari, sehingga kerap dianggap sebagai ciri-ciri awal kehamilan. Bercak darah ini punya warna beragam, mulai dari merah muda, merah terang, hingga kecokelatan. Namun, ini bukanlah masalah serius.

3. Perut kram

Tanda-tanda hamil lainnya adalah perut kram. Biasanya, kram ini lebih ringan daripada nyeri haid. Namun, intensitasnya beragam, mulai dari yang ringan, sedang, hingga berat.

4. Suhu tubuh meningkat

Saat hamil, biasanya suhu tubuh basal menjadi lebih hangat. Untuk itu, sebaiknya Anda memenuhi kebutuhan cairan di dalam tubuh dengan banyak minum air putih.

5. Kelelahan

Banyak perempuan yang merasa mudah kelelahan saat hamil muda. Hal ini terjadi karena tubuh tengah melakukan penyesuaian pada kondisi baru.

Salah satunya, aliran darah yang meningkat sekitar 30-50 persen, sehingga menambah kerja jantung dan menyebabkan kelelahan. Cara mengatasi lelah saat hamil muda adalah dengan memperbanyak istirahat dan mencukupi kebutuhan nutrisi pada tubuh.

6. Gampang ngantuk

Sebagian orang menyebut ciri hamil mengantuk terus. Hal ini wajar sebagai reaksi dari peningkatan kadar hormon progesteron. Sebaiknya, Anda tidur yang cukup pada masa awal kehamilan.

7. Payudara nyeri

Tanda-tanda hamil yang juga umum terjadi adalah payudara nyeri, meski ada juga perempuan yang hamil tapi payudara tidak mengalami perubahan.

Biasanya, ini terjadi antara minggu ke-4 sampai minggu ke-6 masa kehamilan, setelah itu nyeri perlahan menghilang.

Penyebabnya adalah penyesuaian hormon yang tengah berubah di dalam tubuh. Untuk itu, Anda bisa menggunakan bra yang lebih longgar dan tanpa kawat agar tidak semakin terasa nyeri dan sesak.

8. Areola dan puting menghitam

Selain nyeri, areola dan puting pada payudara mulai menghitam dan membesar. Hal ini juga terjadi karena ada penyesuaian hormon di payudara.

Biasanya, kondisi ini mulai terjadi pada minggu ke-11 masa kehamilan sampai masa menyusui berakhir. Kendati begitu, ada juga sebagian perempuan yang warna areolanya normal saat hamil.

9. Mood swing

Mood swing alias perubahan suasana hati yang begitu cepat juga menjadi tanda-tanda hamil.
Misalnya, jadi mudah menangis saat hamil. Penyebabnya karena hormon estrogen dan progesteron meningkat di tubuh, sehingga memberi dampak perubahan emosi.

10. Sering buang air kecil

Anda sering buang air kecil saat hamil muda? Hal tersebut wajar karena saat hamil, jumlah darah yang dipompa meningkat. Hal ini membuat ginjal memproses lebih banyak cairan dari biasanya.

Ketika sudah diproses, maka cairan akan mengalir ke kandung kemih dan membuat Anda sering ingin buang air kecil. Pengaruh lain karena penyesuaian hormon.

11. Sembelit

Salah satu tanda-tanda kehamilan yang tidak biasa adalah sembelit. Anda mungkin akan mengira bahwa tubuh sedang kekurangan cairan dan serat.

Padahal, perubahan hormon pada tubuh di awal masa kehamilan bisa memperlambat kerja sistem pencernaan. Alhasil, pencernaan pun tersumbat dan menyebabkan sembelit.

12. Perut kembung

Saat hamil muda perut kembung sering sendawa. Ini terjadi karena perubahan hormon yang mengganggu sistem pencernaan.

13. Mual dan muntah

Selain telat haid, mual dan muntah merupakan tanda-tanda hamil yang paling sering terjadi. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah morning sickness, meski tak selalu terjadi pada pagi hari karena bisa kapan saja.

Namun, umumnya pada pagi hari. Penyebab mual terus menerus adalah penyesuaian hormon. Mual muntah ini bisa terjadi pada skala yang berbeda-beda di masing-masing perempuan, ada yang hanya di trimester pertama, tapi tak jarang sampai trimester ketiga.

Cara mengatasi muntah terus menerus adalah konsumsi makanan dalam porsi kecil atau camilan seperti biskuit dan jangan lupa untuk tetap minum banyak air agar tubuh tidak dehidrasi akibat kehilangan banyak cairan saat muntah.

14. Tekanan darah tinggi

Sebagian wanita dapat mengalami tekanan darah tinggi pada masa awal kehamilan. Kondisi ini berkaitan dengan pembuluh darah yang melebar, meski masih sulit dideteksi penyebab pastinya.

Kondisi tekanan darah tinggi ini juga bisa terjadi pada masa hamil tua atau jelang kelahiran. Untuk itu, rutinlah melakukan pemeriksaan tekanan darah tinggi ini untuk mencegah risiko lebih lanjut.

15. Sensitif terhadap bau

Sensitif terhadap bau atau mual saat mencium bau masakan saat hamil merupakan hal yang wajar. Bahkan, kerap dikeluhkan oleh wanita yang hamil muda.

Namun, belum jelas alasan ibu hamil menjadi sensitif terhadap bau. Kendati begitu, kondisi ini biasanya akan kembali normal setelah melahirkan.

16. Pusing

Sebagian wanita kadang justru mengalami tekanan darah rendah, sehingga menimbulkan pusing saat hamil muda.

Cara mengatasi pusing saat hamil muda adalah dengan mengurangi aktivitas sementara waktu, perbanyak istirahat, minum cukup air, hingga konsultasi ke dokter.

17. Berat badan naik

Kenaikan berat badan ibu hamil normal terjadi. Bahkan, kondisi ini akan terjadi dari awal kehamilan sampai akhir.

Tanda-tanda hamil ini terjadi karena ada penambahan berat pada payudara, rahim, plasenta, cairan ketuban, volume darah dan cairan, lemak, sampai berat janin.

18. Mulas

Perut mulas saat hamil merupakan kondisi yang juga sering terjadi karena perubahan hormon bisa memengaruhi kerja katup perut dan kerongkongan. Selain itu, perubahan hormon juga bisa memicu cairan asam keluar dari lambung.

19. Wajah bercahaya

Sebagian perempuan merasa wajah bersih saat hamil atau bercahaya alias glowing. Kondisi ini sering dikaitan dengan mitos bawaan hamil bayi perempuan.

Namun, hal ini sebenarnya tidak terjadi karena bawaan bayi jenis kelamin tertentu. Penyebabnya karena ada peningkatan volume darah dan kadar hormon yang lebih tinggi, sehingga kelenjar minyak tubuh bekerja lebih dan membuat kulit berkilau.

20. Jerawat

Jika sebagian perempuan memiliki kulit yang glowing saat hamil, sebagian lagi justru bisa timbul banyak jerawat. Pasalnya, kelenjar minyak tubuh termasuk di wajah meningkat.

Bagi sebagian orang yang punya jenis kulit berminyak, ini membuat kandungan minyak jadi berlebihan dan rentan menimbulkan jerawat hamil muda.

21. Heartburn

Heartburn merupakan sensasi panas di dada yang kadang terjadi saat hamil. Penyebab heartburn saat hamil karena asam lambung naik sampai kerongkongan.
Cairan asam menimbulkan efek terbakar di dinding kerongkongan. Biasanya, heartburn saat hamil trimester pertama.

Cara mengatasi heartburn saat hamil yaitu beristirahat dalam posisi duduk usai makan dan jangan langsung tiduran.

Kemudian makan dalam porsi sedikit tapi sering serta hindari konsumsi makanan atau minuman yang bisa memicu asam lambung seperti kopi, soda, dan santan.

22. Sesak napas

Tanda-tanda hamil ini biasanya terjadi karena pengaruh meningkatnya hormon progesteron pada masa hamil muda.

Sementara pada masa hamil tua, biasanya terjadi karena ukuran janin membesar, sehingga menekan diafragma dan organ-organ lain di atas rahim.

23. Nafsu makan menurun

Tak jarang, perempuan merasa lapar tapi tidak selera makan saat hamil muda. Nafsu makan saat awal hamil kerap turun karena pengaruh mual dan muntah akibat perubahan hormon.

Kendati nafsu makan menurun saat hamil muda, tapi Anda harus tetap makan karena janin membutuhkan nutrisi untuk berkembang. Cara menambah nafsu makan ibu hamil bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang disukai ibu.

24. Ngidam

Ngidam adalah kondisi saat diri ingin mengonsumsi makanan atau minuman tertentu. Hal ini kerap terjadi pada perempuan yang hamil, sehingga sering dianggap sebagai tanda-tanda hamil.

Tak jarang ada ibu hamil ngidam yang aneh. Meski begitu, belum ada penjelasan ilmiah yang menjelaskan perihal penyebab ngidam.

25. Mudah lapar

Sebagian wanita lumrah merasakan gampang lapar ketika hamil muda. Lagi-lagi, ini pengaruh peningkatan hormon progesteron yang memengaruhi ghrelin dan leptin, pemicu lapar dan kenyang.

26. Muncul linea nigra

Linea nigra adalah garis hitam vertikal dari pusar ke tulang kemaluan. Sebagian orang mengaitkan munculnya linea nigra sebagai bawan hamil bayi laki-laki.

Ada juga yang menyebut jika muncul linea nigra hamil anak perempuan. Nyatanya tidak, ini terjadi karena peningkatan hormon progresteron. Garis ini biasa muncul sejak awal kehamilan dan akan hilang setelah melahirkan.

27. Keputihan

Tanda-tanda hamil yang juga banyak dialami perempuan adalah keputihan, bahkan terkadang jumlahnya meningkat. Keputihan merupakan lendir putih atau kuning pucat yang keluar dari vagina.

Ciri-ciri keputihan hamil biasanya muncul pada trimester pertama. Hal ini terjadi sebagai upaya untuk menghilangkan sel-sel mati dan bakteri dari rahim serta vagina sehingga mencegah infeksi.

28. Sakit pinggang

Normalkah sakit pinggang saat hamil muda? Jawabannya, ya. Sakit pinggang terjadi karena ligamen tubuh meregang demi menopang janin di dalam rahim.

Selain itu, bisa juga terjadi karena punggung dan panggul tegang saat menopang perut yang semakin besar seiring pertumbuhan janin di dalam rahim.

29. Gatal

Sebagian perempuan mengeluhkan perut muncul bintik merah gatal pada kulit saat hamil. Hal ini terjadi karena pengaruh peningkatan hormon tertentu dalam darah.

Penyebab lain karena kulit perut meregang mengikuti rahim yang membesar seiring pertumbuhan janin. Bisa juga karena peningkatan suplai darah ke kulit selama hamil.

30. Libidio meningkat

Beberapa wanita mungkin mengalami libido seks yang meningkat saat hamil muda, sehingga muncul keinginan untuk terus-terusan berhubungan terus.

Tanda-tanda hamil ini terjadi karena pengaruh perubahan hormon. Libido yang meningkat membuat Anda mungkin lebih bergairah saat hamil untuk melakukan hubungan intim dengan pasangan.