Rusia Makin Menggila! Bombardir 40 Kota Ukraina, Ancam PD III

Rusia Makin Menggila! Bombardir 40 Kota Ukraina, Ancam PD III

Serangan Rusia ke Ukraina makin menggila. Setidaknya dalam 24 jam, ada 40 kota besar dan kecil dihantam rudal Kremlin.

Hal tersebut dilaporkan Reuters Kamis (13/10/2022). Jika ditotal, sudah tiga hari berturut-turut Rusia menggempur Ukraina dalam serangan terbaru sejak Senin, dengan total 102 rudal dikerahkan.

Salah satunya kota yang mendapat serangan terbaru adalah Mykolaiv. Pejabat mengatakan Rusia membombardir kota itu besar-besaran.

“Diketahui bahwa sejumlah objek sipil terkena,” kata gubernur regional Vitaly Kim dalam sebuah posting media sosial.

Kamis ini, Rusia juga dilaporkan menyerang Kyiv dengan pesawat tanpa awak (drone). Pemerintah meminta warga tetap di tempat perlindungan hingga sirine serangan berhenti.

“Fasilitas infrastruktur penting terkena drone,” kata Wakil Kepala Kantor Presiden Volodymyr Zelensky, Kyrylo Tymoshenko.

Namun sayangnya belum diketahui ada berapa korban tewas dan luka. Tim evakuasi dilaporkan masih berada di lokasi kejadian.

Serangan itu terjadi setelah resolusi Majelis Umum PBB menyebut pencaplokan Rusia atas wilayah empat wilayah Ukraina- Donetsk, Lugansk, Kherson dan Zaporizhzhia- adalah ilegal. Sekutu Ukraina juga berjanji memberikan lebih banyak bantuan militer kepada negara itu.

Rusia Makin Menggila! Bombardir 40 Kota Ukraina, Ancam PD III

Mengancam PD III

Sementara Rusia mengulangi ancamannya bahwa bantuan barat ke Ukraina, menunjukkan keberpihakan langsung dalam konflik. Kremlin bahkan memperingatkan masuknya Ukraina ke NATO dapat memicu Perang Dunia Ketiga (PD III).

“Kyiv sangat menyadari bahwa langkah seperti itu akan berarti jaminan eskalasi ke PD III,” kata wakil Sekretaris Dewan Keamanan Federasi Rusia, Alexander Venediktov, mengatakan kepada kantor berita negara TASS.

Zelensky sendiri telah mengumumkan tawaran mengejutkan untuk keanggotaan jalur cepat NATO pada akhir September. Namun belum diketahui pasti apakah aliansi militer itu akan menerima Ukraina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.