Perang Rusia – Ukraina, Ini Jumlah Pesawat Tempur yang Hancur dari Kedua Negara

Korban berjatuhan di antara kedua belah pihak dalam Perang Rusia di Ukraina dua bulan belakangan. Bukan hanya nyawa dan personel, tapi juga alat-alat perangnya.

Perang Rusia – Ukraina, Ini Jumlah Pesawat Tempur yang Hancur dari Kedua Negara

Untuk korban pesawat tempur, Rusia mengalami jumlah korban yang lebih besar, yakni 20 berbanding 15. Korban terbaru di pihak Rusia adalah jet tempur paling majunya, Su-35S, dengan pilotnya dikabarkan selamat setelah melompat, namun kini ditawan pasukan Ukraina. Foto-foto serpihan jet tempur itu dibagikan di media sosial militer Ukraina di pekan pertama April.

Berikut ini adalah jumlah korban pesawat tempur Rusia dan Ukraina menurut data yang dikumpulkan di Blog Oryx berdasarkan bukti foto dan video yang ada sejauh ini. Artinya, jumlahnya bisa saja lebih besar lagi di lapangan karena tak didapat foto dan videonya.

RUSIA

20 Pesawat: 19 hancur, 1 rusak. Ini adalah bagian 2.697 alat perangnya yang menjadi korban, terdiri dari 1.415 hancur, 39 rusak, 236 ditinggalkan dan 1007 yang ditawan.

  • 9 pesawat pendukung udara jarak dekat Su-25: 8 hancur, 1 dirusak
  • 4 pesawat mutifungsi Su-30SM: 3 hancur dan 1 hancur di darat
  • 1 pesawat multifungsi Su-35S: hancur
  • 5 pesawat serang Su-34: seluruhnya hancur
  • 1 pesawat angkut An-26: hancur

UKRAINA

15 Pesawat: 14 hancur, 1 rusak. Ini adalah bagian dari 717 alat perangnya yang menjadi korban, terdiri dari 323 hancur, 24 rusak, 37 ditinggalkan dan 33 ditawan.

  • 4 pesawat MiG-29: seluruhnya hancur
  • 3 pesawat Su-27 Flanker: seluruhnya hancur
  • 1 pesawat Su-27/MiG-29: hancur
  • 5 pesawat serang Su-25: 4 hancur, 1 rusak
  • 1 pesawat angkut Il-76: hancur di darat
  • 1 pesawat angkut An-26: hancur

    Otoritas Kiev memperkirakan pihak Rusia telah kehilangan 4.300 personel, 146 tank, hingga 27 pesawat.

    Penerjun payung Rusia mendarat di wilayah utara kota Kiev. Sebuah jembatan dinaikkan untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun dalam upaya untuk memutuskan hubungan utama antara utara dan selatan kota, yang terletak di jalan masuk dari Laut Hitam.

    Ketika agresi Rusia bergerak ke jalan-jalan di beberapa kota Ukraina, Kementerian Pertahanan Rusia memerintahkan pasukannya untuk melanjutkan serangan ofensif ke segala arah.

    Sementara, seorang pejabat senior pertahanan Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (26/2) memperingatkan bahwa lebih dari setengah kekuatan gabungan Presiden Rusia Vladimir Putin sekarang dilakukan di dalam Ukraina.

    Sebelumnya, militer Ukraina melaporkan bahwa mereka telah menembak jatuh lima pesawat Rusia saat menangkis serangan Rusia.

    Namun, hal berbeda disampaikan Kementerian Pertahanan Rusia, yang mengatakan pasukannya telah menekan sarana pertahanan udara militer dan melumpuhkan infrastruktur pangkalan militer Ukraina.

    Kementerian itu membantah klaim bahwa pesawat tempur Rusia ditembak jatuh di atas Ukraina.

    Dikutip dari media lokal, perang antara Rusia dan Ukraina pecah setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan pasukannya melancarkan serangan ke negara tetangga dalam pidato yang disiarkan televisi Kamis pagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.