30 Tanda-Tanda Hamil yang Jarang Disadari

30 Tanda-Tanda Hamil yang Jarang Disadari

Sejumlah kondisi bisa menjadi tanda-tanda hamil. Umumnya, telat haid menjadi tanda hamil yang paling umum dialami oleh wanita.
Sebab, hal ini menjadi pertanda bahwa sel telur berhasil dibuahi, sehingga tidak larut dan luruh bersama lapisan dinding rahim yang biasa menjadi darah haid. Saat sel telur dibuahi, maka wanita akan hamil.

Selain itu, sebenarnya ada banyak tanda kehamilan lainnya yang bisa dirasakan sebelum telat haid. Misalnya, gejala yang juga umum adalah mual dan muntah, mudah kelelahan, hingga lebih sensitif terhadap bau-bauan.

Namun, terkadang ada pula tanda-tanda hamil yang tidak disadari. Ini bisa terjadi karena ada tanda kehamilan yang tidak biasa.

Tanda-Tanda Hamil

1. Telat haid

Telat haid menjadi tanda umum kehamilan, khususnya yang punya siklus menstruasi teratur. Bahkan, telat haid sering dianggap sebagai pertanda usia kehamilan 1 minggu.

Namun daripada menebak-nebak, lebih baik lakukan tes kehamilan jika sudah telat haid.

30 Tanda-Tanda Hamil yang Jarang Disadari

2. Bercak darah

Munculnya bercak darah dari vagina bisa menjadi tanda-tanda hamil 1 hari atau tanda-tanda hamil 3 hari. Hal ini bisa terjadi karena pendarahan implantasi dari lapisan rahim.

Biasanya, pendarahan implantasi terjadi kurang dari 3 hari, sehingga kerap dianggap sebagai ciri-ciri awal kehamilan. Bercak darah ini punya warna beragam, mulai dari merah muda, merah terang, hingga kecokelatan. Namun, ini bukanlah masalah serius.

3. Perut kram

Tanda-tanda hamil lainnya adalah perut kram. Biasanya, kram ini lebih ringan daripada nyeri haid. Namun, intensitasnya beragam, mulai dari yang ringan, sedang, hingga berat.

4. Suhu tubuh meningkat

Saat hamil, biasanya suhu tubuh basal menjadi lebih hangat. Untuk itu, sebaiknya Anda memenuhi kebutuhan cairan di dalam tubuh dengan banyak minum air putih.

5. Kelelahan

Banyak perempuan yang merasa mudah kelelahan saat hamil muda. Hal ini terjadi karena tubuh tengah melakukan penyesuaian pada kondisi baru.

Salah satunya, aliran darah yang meningkat sekitar 30-50 persen, sehingga menambah kerja jantung dan menyebabkan kelelahan. Cara mengatasi lelah saat hamil muda adalah dengan memperbanyak istirahat dan mencukupi kebutuhan nutrisi pada tubuh.

6. Gampang ngantuk

Sebagian orang menyebut ciri hamil mengantuk terus. Hal ini wajar sebagai reaksi dari peningkatan kadar hormon progesteron. Sebaiknya, Anda tidur yang cukup pada masa awal kehamilan.

7. Payudara nyeri

Tanda-tanda hamil yang juga umum terjadi adalah payudara nyeri, meski ada juga perempuan yang hamil tapi payudara tidak mengalami perubahan.

Biasanya, ini terjadi antara minggu ke-4 sampai minggu ke-6 masa kehamilan, setelah itu nyeri perlahan menghilang.

Penyebabnya adalah penyesuaian hormon yang tengah berubah di dalam tubuh. Untuk itu, Anda bisa menggunakan bra yang lebih longgar dan tanpa kawat agar tidak semakin terasa nyeri dan sesak.

8. Areola dan puting menghitam

Selain nyeri, areola dan puting pada payudara mulai menghitam dan membesar. Hal ini juga terjadi karena ada penyesuaian hormon di payudara.

Biasanya, kondisi ini mulai terjadi pada minggu ke-11 masa kehamilan sampai masa menyusui berakhir. Kendati begitu, ada juga sebagian perempuan yang warna areolanya normal saat hamil.

9. Mood swing

Mood swing alias perubahan suasana hati yang begitu cepat juga menjadi tanda-tanda hamil.
Misalnya, jadi mudah menangis saat hamil. Penyebabnya karena hormon estrogen dan progesteron meningkat di tubuh, sehingga memberi dampak perubahan emosi.

10. Sering buang air kecil

Anda sering buang air kecil saat hamil muda? Hal tersebut wajar karena saat hamil, jumlah darah yang dipompa meningkat. Hal ini membuat ginjal memproses lebih banyak cairan dari biasanya.

Ketika sudah diproses, maka cairan akan mengalir ke kandung kemih dan membuat Anda sering ingin buang air kecil. Pengaruh lain karena penyesuaian hormon.

11. Sembelit

Salah satu tanda-tanda kehamilan yang tidak biasa adalah sembelit. Anda mungkin akan mengira bahwa tubuh sedang kekurangan cairan dan serat.

Padahal, perubahan hormon pada tubuh di awal masa kehamilan bisa memperlambat kerja sistem pencernaan. Alhasil, pencernaan pun tersumbat dan menyebabkan sembelit.

12. Perut kembung

Saat hamil muda perut kembung sering sendawa. Ini terjadi karena perubahan hormon yang mengganggu sistem pencernaan.

13. Mual dan muntah

Selain telat haid, mual dan muntah merupakan tanda-tanda hamil yang paling sering terjadi. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah morning sickness, meski tak selalu terjadi pada pagi hari karena bisa kapan saja.

Namun, umumnya pada pagi hari. Penyebab mual terus menerus adalah penyesuaian hormon. Mual muntah ini bisa terjadi pada skala yang berbeda-beda di masing-masing perempuan, ada yang hanya di trimester pertama, tapi tak jarang sampai trimester ketiga.

Cara mengatasi muntah terus menerus adalah konsumsi makanan dalam porsi kecil atau camilan seperti biskuit dan jangan lupa untuk tetap minum banyak air agar tubuh tidak dehidrasi akibat kehilangan banyak cairan saat muntah.

14. Tekanan darah tinggi

Sebagian wanita dapat mengalami tekanan darah tinggi pada masa awal kehamilan. Kondisi ini berkaitan dengan pembuluh darah yang melebar, meski masih sulit dideteksi penyebab pastinya.

Kondisi tekanan darah tinggi ini juga bisa terjadi pada masa hamil tua atau jelang kelahiran. Untuk itu, rutinlah melakukan pemeriksaan tekanan darah tinggi ini untuk mencegah risiko lebih lanjut.

15. Sensitif terhadap bau

Sensitif terhadap bau atau mual saat mencium bau masakan saat hamil merupakan hal yang wajar. Bahkan, kerap dikeluhkan oleh wanita yang hamil muda.

Namun, belum jelas alasan ibu hamil menjadi sensitif terhadap bau. Kendati begitu, kondisi ini biasanya akan kembali normal setelah melahirkan.

16. Pusing

Sebagian wanita kadang justru mengalami tekanan darah rendah, sehingga menimbulkan pusing saat hamil muda.

Cara mengatasi pusing saat hamil muda adalah dengan mengurangi aktivitas sementara waktu, perbanyak istirahat, minum cukup air, hingga konsultasi ke dokter.

17. Berat badan naik

Kenaikan berat badan ibu hamil normal terjadi. Bahkan, kondisi ini akan terjadi dari awal kehamilan sampai akhir.

Tanda-tanda hamil ini terjadi karena ada penambahan berat pada payudara, rahim, plasenta, cairan ketuban, volume darah dan cairan, lemak, sampai berat janin.

18. Mulas

Perut mulas saat hamil merupakan kondisi yang juga sering terjadi karena perubahan hormon bisa memengaruhi kerja katup perut dan kerongkongan. Selain itu, perubahan hormon juga bisa memicu cairan asam keluar dari lambung.

19. Wajah bercahaya

Sebagian perempuan merasa wajah bersih saat hamil atau bercahaya alias glowing. Kondisi ini sering dikaitan dengan mitos bawaan hamil bayi perempuan.

Namun, hal ini sebenarnya tidak terjadi karena bawaan bayi jenis kelamin tertentu. Penyebabnya karena ada peningkatan volume darah dan kadar hormon yang lebih tinggi, sehingga kelenjar minyak tubuh bekerja lebih dan membuat kulit berkilau.

20. Jerawat

Jika sebagian perempuan memiliki kulit yang glowing saat hamil, sebagian lagi justru bisa timbul banyak jerawat. Pasalnya, kelenjar minyak tubuh termasuk di wajah meningkat.

Bagi sebagian orang yang punya jenis kulit berminyak, ini membuat kandungan minyak jadi berlebihan dan rentan menimbulkan jerawat hamil muda.

21. Heartburn

Heartburn merupakan sensasi panas di dada yang kadang terjadi saat hamil. Penyebab heartburn saat hamil karena asam lambung naik sampai kerongkongan.
Cairan asam menimbulkan efek terbakar di dinding kerongkongan. Biasanya, heartburn saat hamil trimester pertama.

Cara mengatasi heartburn saat hamil yaitu beristirahat dalam posisi duduk usai makan dan jangan langsung tiduran.

Kemudian makan dalam porsi sedikit tapi sering serta hindari konsumsi makanan atau minuman yang bisa memicu asam lambung seperti kopi, soda, dan santan.

22. Sesak napas

Tanda-tanda hamil ini biasanya terjadi karena pengaruh meningkatnya hormon progesteron pada masa hamil muda.

Sementara pada masa hamil tua, biasanya terjadi karena ukuran janin membesar, sehingga menekan diafragma dan organ-organ lain di atas rahim.

23. Nafsu makan menurun

Tak jarang, perempuan merasa lapar tapi tidak selera makan saat hamil muda. Nafsu makan saat awal hamil kerap turun karena pengaruh mual dan muntah akibat perubahan hormon.

Kendati nafsu makan menurun saat hamil muda, tapi Anda harus tetap makan karena janin membutuhkan nutrisi untuk berkembang. Cara menambah nafsu makan ibu hamil bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang disukai ibu.

24. Ngidam

Ngidam adalah kondisi saat diri ingin mengonsumsi makanan atau minuman tertentu. Hal ini kerap terjadi pada perempuan yang hamil, sehingga sering dianggap sebagai tanda-tanda hamil.

Tak jarang ada ibu hamil ngidam yang aneh. Meski begitu, belum ada penjelasan ilmiah yang menjelaskan perihal penyebab ngidam.

25. Mudah lapar

Sebagian wanita lumrah merasakan gampang lapar ketika hamil muda. Lagi-lagi, ini pengaruh peningkatan hormon progesteron yang memengaruhi ghrelin dan leptin, pemicu lapar dan kenyang.

26. Muncul linea nigra

Linea nigra adalah garis hitam vertikal dari pusar ke tulang kemaluan. Sebagian orang mengaitkan munculnya linea nigra sebagai bawan hamil bayi laki-laki.

Ada juga yang menyebut jika muncul linea nigra hamil anak perempuan. Nyatanya tidak, ini terjadi karena peningkatan hormon progresteron. Garis ini biasa muncul sejak awal kehamilan dan akan hilang setelah melahirkan.

27. Keputihan

Tanda-tanda hamil yang juga banyak dialami perempuan adalah keputihan, bahkan terkadang jumlahnya meningkat. Keputihan merupakan lendir putih atau kuning pucat yang keluar dari vagina.

Ciri-ciri keputihan hamil biasanya muncul pada trimester pertama. Hal ini terjadi sebagai upaya untuk menghilangkan sel-sel mati dan bakteri dari rahim serta vagina sehingga mencegah infeksi.

28. Sakit pinggang

Normalkah sakit pinggang saat hamil muda? Jawabannya, ya. Sakit pinggang terjadi karena ligamen tubuh meregang demi menopang janin di dalam rahim.

Selain itu, bisa juga terjadi karena punggung dan panggul tegang saat menopang perut yang semakin besar seiring pertumbuhan janin di dalam rahim.

29. Gatal

Sebagian perempuan mengeluhkan perut muncul bintik merah gatal pada kulit saat hamil. Hal ini terjadi karena pengaruh peningkatan hormon tertentu dalam darah.

Penyebab lain karena kulit perut meregang mengikuti rahim yang membesar seiring pertumbuhan janin. Bisa juga karena peningkatan suplai darah ke kulit selama hamil.

30. Libidio meningkat

Beberapa wanita mungkin mengalami libido seks yang meningkat saat hamil muda, sehingga muncul keinginan untuk terus-terusan berhubungan terus.

Tanda-tanda hamil ini terjadi karena pengaruh perubahan hormon. Libido yang meningkat membuat Anda mungkin lebih bergairah saat hamil untuk melakukan hubungan intim dengan pasangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.